Berita Sabu Raijua
Asal Mula Kampung Adat Kujiratu Kabupaten Sabu Raijua
Titus juga menyampaikan bahwa terdapat juga situs peninggalan Portugis berupa meriam di kampung adat Kujiratu.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Jevon Agripa Dupe
POS-KUPANG.COM, SABU RAIJUA - Asal mula kampung adat Kujiratu yang terletak di Desa Kujiratu l, Kecamatan Sabu Timur, Kabupaten Sabu, berawal dari suku Marga (Nama Keluarga), hal tersebut disampaikan Titus Manu Bale, Dewan Pembina Kampung Adat Kujiratu, Kamis, 9 Februari 2023.
“Awal mulanya dari suku Marga, Na Leke, Lalu suku na leke angkat kaki, dan kasi ke marga Rohi Ga, Untuk jaga sampai Sekarang Sudah 17 turunan,” jelas Titus.
Titus juga menyampaikan bahwa kampung adat Kuji merupakan pusat kebudayaan di pulau Sabu,”Kujiratu merupakan tempat kebudayaan, diseluruh sabu Raijua kebudayaan yang ada menyesuaikan dengan Kampung adat Kujiratu,”
Baca juga: Pengawas Kelurahan atau Desa di Sabu Raijua Dilantik
“Karena awal mulanya orang dari sini, mereka yang bawa dari laut, Artinya semua kebudayaan yang ada minta di dalam laut,” jelas Titus.
“Untuk situs kita punya banyak karena pusat kebudayaan disini, yang dinamakan kebudayaan itu, seperti tarian Ledo, Pedoa, Pehere Jara, awal mulanya mulai dari sini,” jelas Titus.
Titus juga menyampaikan bahwa terdapat juga situs peninggalan Portugis berupa meriam di kampung adat Kujiratu.
“Disini juga terdapat situs meriam peninggalan Portugis, seperti meriam untuk membekali masyarakat adat untuk berperang melawan suku lain,” ucap Titus.
Titus juga menerangkan bahwa di kampung adat Kujiratu sendiri terdapat ritual penangkal musibah dengan mempersembahkan korban berupa ternak dan dan persembahan tumbuhan ke laut.
“Untuk menangkal kejadian sampai pada malapetaka juga, kita tidak bisa abaikan ritual adat, sampai sekarang kita Masi adakan ritual adat untuk menangkal musibah,.
“Adapun pengucapan syukur, adalah upacara yang paling penting dalam kalendar adat, Puncak dari upacara ini adalah dengan adanya persembahan berupa kerbau, Babi dan sampan kecil atau rakit, sarat dengan persembahan semua desa diluncurkan ke laut,” jelas Titus.
Baca juga: Cuaca Ekstrem, BMKG Sabu Raijua : Waspada Banjir Rob
Titus juga menerangkan bahwa ritual adat tersebut juga dilaksanakan untuk meminta berkat,” ritual adat tersebut Sekalian untuk meminta perubahan hidup manusia, hewan dan tumbuhan atau berkat melalui upacara tersebut,” jelas Titus.
Charles Meyok kepala Dinas Pariwisata Sabu Raijua, berharap lewat kampung adat Kujiratu dapat menjadi salah satu acuan untuk menarik wisatawan lainnya.
”Kita berharap lewat wisata Budaya kampung adat Kujiratu yang ada, dapat menjadi salah satu acuan untuk kemajuan pariwisata di Sabu Raijua, dan menarik wisatawan,” ucap Charles.(cr22).
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
berita Sabu Raijua
Sabu Raijua
Kampung Adat Kujiratu
Kabupaten Sabu Raijua
POS-KUPANG.COM
Pos Kupang Hari Ini
Kecamatan Sabu Timur
Titus Manu Bale
Dewan Pembina Kampung Adat Kujiratu
Asal Mula Kampung Adat Hurati Desa Keduru di Sabu Raijua |
![]() |
---|
Wakil Bupati Sabu Raijua Pantau Operasi Timbang di Desa Eimau |
![]() |
---|
Ama Riwu - Molo Manu Jadi Perantara Pembangunan Embung di Sabu Raijua Begini Kata Marthen Dira Tome |
![]() |
---|
Menikmati Keindahan Pantai Langa Ae di Sabu Raijua |
![]() |
---|
Pemerintah Sabu Raijua Akan Alokasikan DID untuk Bangun Infrastruktur penunjang Ekonomi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.