Berita Ende

SMPK Frateran Ende Gelar Pelatihan Pembuatan Selai Nanas

Dalam kurikulum tersebut salah satu kegiatan intra yang harus dilakukan adalah kegiatan projek penguatan profil pelajar pancasila

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Para siswa SMPK Frateran Ndao Ende saat mendengarkan materi dari Kepala Desa Detusoko Barat di Aula SMAK Frateran Ndao, Rabu 8 Februari 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, ENDE - Sekolah Menengah Pertama Katolik ( SMPK Frateran Ndao Ende ) kembali menggelar kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila kepada siswa kelas VII. Kegiatan yang mengusung tema Kewirausahaan itu dilaksanakan di Aula SMAK Frateran Ndao Ende, Kamis 8 Februari 2023.

Frater Kepala SMPK Frateran Ndao, Frater Yohanes Berchmans, BHK, M.Pd mengatakan sebagai salah satu sekolah penggerak di Kabupaten Ende, SMPK Frateran Ndao mengaplikasikan kurikulum merdeka. Dalam kurikulum tersebut salah satu kegiatan intra yang harus dilakukan adalah kegiatan projek penguatan profil pelajar pancasila.

Dijelaskannya, pemerintah menyediakan sebanyak tujuh tema untuk SD-SMA, sedangkan untuk SMK ditambah satu tema menjadi delapan tema sehingga untuk SD-SMA dalam satu tahun pelajaran wajib melakukan tiga tema dari tujuh tema yang disediakan.

Baca juga: Dipo Center Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis Bagi Pasien Tiga Desa di Ende

"Nah di SMPK Frateran Ndao di semester ganjil sudah melaksanakan dua tema. Tema pertama gaya hidup berkelanjutan dengan topik pembuatan hidroponik sederhana kemudian tema kedua kearifan lokal dengan topik yang diangkat pembuatan ubi ndota. Pada semester kedua ini tema yang dipilih adalah kewirausahaan dengan topik pembuatan selai nanas. Mengapa kita memilih nanas karena di daerah ini nanas banyak ditemui," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, SMPK Frateran Ndao tidak bekerja sendirian. Mereka menggandeng Kepala Dinas Pertanian Ende Marianus Alexander yang membawakan materi tentang Kewirausahaan dan juga Kepala Desa Detusoko Barat Ferdinandus Watu yang memberikan materi tentang peluang usaha yang bisa dikembangkan oleh para siswa kedepannya.

Setelah mendapat materi tentang kewirausahaan dan peluang usaha, para siswa juga akan diberi pelatihan tentang pembuatan selai nanas pada tanggal 10 Februari 2022. Pelatihan ini menghadirkan seorang enterpreneur yang selama ini berkecimpung di usaha tersebut.

Baca juga: Terkait Maxim, Bupati Ende Sebut Perkembangan Teknologi Tidak Bisa Ditolak

Ia menjelaskan, kegiatan projek penguatan profil pancasila tersebut bertujuan untuk membentuk karakter siswa sebagaimana tercermin dalam enam dimensi profil pelajar pancasila diantaranya beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia, mandiri, bergotong-royong, berkebinekaan global, dan bernalar kritis, serta kreatif.

"Enam dimensi profil pelajar pancasila tersebut harus diejawantahkan melalui kegiatan P5 tadi itu," ujarnya.

Ia menambahkan, setelah mendapatkan materi dan pelatihan tersebut, maka para siswa kelas VII akan mendapatkan dua rapor pada akhir semester genap ini. Dua rapor tersebut yakni rapor intra yang memuat tentang akademik dan rapor projek yang memuat tentang projek yang dikerjakan oleh siswa. (tom)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved