Timor Leste

Anggota ASEAN Dukung Partisipasi Timor Leste, Singapura Berkomitmen Membantunya

Anggota ASEAN mendukung partisipasi Timor Leste sebagai pengamat di blok tersebut. Menjadi anggota ASEAN akan diikuti tanggung jawab dan kewajiban.

Editor: Agustinus Sape
KEMENTERIAN LUAR NEGERI SINGAPURA
(Dari kiri) Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Timor Leste Adaljiza Magno, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan dan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi pada retret menteri luar negeri Asean di Jakarta pada Sabtu 4 Februari 2023. 

Bertemu di ibu kota Indonesia, para menteri Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara juga memberikan status pengamat kepada Timor Timur, negara terbaru di Asia, sebelum menjadi anggota ke-11 blok regional tersebut.

Myanmar adalah anggota ASEAN, tetapi menteri luar negerinya dikeluarkan dari retret menteri tahunan hari Jumat karena kegagalan negaranya untuk menerapkan konsensus lima langkah untuk memulihkan perdamaian yang dijalin pada tahun 2021 antara ASEAN dan pemimpin militer Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing.

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, yang menjadi tuan rumah pertemuan hari Jumat, mengatakan para menteri sepakat bahwa dialog nasional yang inklusif “adalah kunci untuk menemukan penyelesaian damai atas situasi di Myanmar,” dan bahwa mengurangi kekerasan dan memberikan bantuan kemanusiaan adalah “yang terpenting untuk membangun kepercayaan dan kepercayaan diri."

Dia mengatakan kurangnya kemajuan di Myanmar “menguji kredibilitas kami” sebagai sebuah kelompok, dan bahwa upaya ASEAN menuju perdamaian akan dikoordinasikan dengan negara-negara lain dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pemimpin militer Myanmar berjanji dalam perjanjian lima poin untuk mengizinkan utusan khusus ASEAN bertemu dengan pemimpin terguling yang dipenjara Aung San Suu Kyi dan lainnya untuk mendorong dialog yang bertujuan meredakan krisis, yang dipicu oleh perebutan kekuasaan oleh militer dua tahun lalu. Tapi Myanmar menolak untuk membiarkan utusan ASEAN bertemu dengan Suu Kyi tahun lalu, yang mengakibatkan pengucilan Min Aung Hlaing dari KTT ASEAN November lalu.

Meningkatnya kekerasan di Myanmar sejak pengambilalihan militer tampak besar selama pertemuan para menteri luar negeri, bahkan ketika Indonesia, ketua ASEAN tahun ini, berusaha untuk meredam kekhawatiran bahwa krisis akan membayangi masalah lain dan menyandera blok tersebut.

Dalam sambutan pembukaannya, Marsudi mengatakan para menteri bertemu di tengah tantangan global yang sangat besar di mana kawasan Indo-Pasifik tidak kebal, termasuk krisis geopolitik, pangan, energi, keuangan dan ekologi, serta persaingan kekuatan besar yang dapat terjadi. berlebihan dan berpotensi mengganggu stabilitas kawasan.

Para menteri menyambut hangat delegasi Timor Timur yang pertama kali berpartisipasi dalam pertemuan tingkat menteri ASEAN.

“Ini adalah batu loncatan penting dalam perjalanan panjang kami untuk bergabung dengan keluarga besar komunitas ASEAN,” kata Menteri Luar Negeri Timor Leste Adaljiza Magno. ASEAN pada prinsipnya setuju untuk mengakui Timor Timur sebagai anggota ke-11 kelompok itu pada KTT ASEAN November lalu.

Timor Lorosa'e mengajukan keanggotaan penuh di ASEAN pada tahun 2011, tetapi beberapa anggota khawatir kemiskinannya akan menjadi beban dan memperlambat upaya untuk mencapai Masyarakat Ekonomi ASEAN.

PBB memperkirakan bahwa hampir separuh penduduk Timor Lorosa'e hidup di bawah garis kemiskinan ekstrim $1,90 per hari, dan bahwa 42 dari setiap 1.000 bayi meninggal sebelum ulang tahun kelima mereka karena malnutrisi.

Bekas koloni Portugis itu diduduki oleh Indonesia selama seperempat abad dan memperoleh kemerdekaan setelah referendum yang disponsori oleh PBB pada tahun 1999. Militer Indonesia menanggapinya dengan serangan bumi hangus yang menghancurkan Timor Timur.

Sumber: straitstimes.com/vietnamplus.vn/voanews.com

Ikuti berita Pos-Kupang.com di GOOGLE NEWS
 

 

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved