Timor Leste
Menlu Timor Leste Adaljiza Magno Ikut Pertemuan ACC di Jakarta, Makin Dekat Jadi Anggota Penuh ASEAN
Untuk pertama kali Timor Leste mendapat kursi dan hadir dalam pertemuan tingkat menteri luar negeri ASEAN.
Pada Retret AMM, para menteri akan membahas tindak lanjut KTT ASEAN ke-40 dan ke-41, termasuk “Tinjauan dan Keputusan Pemimpin ASEAN tentang Implementasi Konsensus Lima Poin” di Myanmar.
“Rekomendasi Penguatan Kapasitas ASEAN dan Efektivitas Kelembagaan oleh Satuan Tugas Tingkat Tinggi untuk Visi Komunitas ASEAN Pasca-2025” juga akan dibahas, dengan pertukaran pandangan tentang hubungan eksternal, serta tentang isu-isu regional dan internasional yang menjadi perhatian dan kepentingan bersama.
Indonesia akan memimpin proses ASEAN tahun ini dengan tema “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth” untuk memastikan blok regional menjadi titik fokus kerja sama yang berkontribusi pada perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran Asia Tenggara dan dunia.
“Di sela-sela pertemuan, Sokhonn diharapkan mengadakan dialog terpisah dengan beberapa rekannya di ASEAN,” kata pengumuman kementerian itu.
Kementerian Luar Negeri Indonesia pada 2 Februari mengatakan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi akan memimpin AMM Retreat pada 4 Februari.
Pertemuan AMM ini akan menjadi pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN pertama yang diselenggarakan pada masa keketuaan Indonesia di ASEAN pada tahun 2023.
Retret AMM akan didahului dengan Pertemuan Pejabat Senior ASEAN pada 2 Februari dan pertemuan Dewan Koordinasi ASEAN ke-32 keesokan harinya.
Dalam rangkaian pertemuan tersebut akan dibahas beberapa agenda, antara lain prioritas keketuaan Indonesia dan tindak lanjut hasil KTT ASEAN ke-40 dan ke-41 tahun 2022.
Indonesia di bawah kepemimpinannya akan mendorong kerja sama ASEAN yang lebih kuat dalam menanggapi berbagai tantangan regional dan global, seperti persaingan geopolitik dan dampak berkelanjutan dari Covid-19, serta bencana alam dan krisis keuangan, energi, dan pangan.
“Indonesia melanjutkan tekadnya dalam menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan Indo-Pasifik, melalui paradigma kolaborasi.
“ASEAN Outlook on the Indo-Pacific [AOIP], inisiatif Indonesia, diadopsi oleh para pemimpin ASEAN pada Juni 2019 dan bertujuan untuk menjaga stabilitas kawasan melalui kemitraan, dialog, dan kerja sama,” kata Kementerian Luar Negeri RI.
Bahas strategi 2023
Para menteri luar negeri Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) bertemu Jumat dan Sabtu di Jakarta untuk merencanakan strategi mereka untuk tahun 2023 dan membahas masalah-masalah seperti krisis politik di Myanmar, persaingan dan ekonomi China-AS.
Kementerian luar negeri Indonesia, negara yang akan memimpin ASEAN pada tahun 2023, mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dirilis Kamis bahwa pertemuan tersebut akan membantu menyoroti prioritas blok tersebut dengan tema “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth”.
“Indonesia akan mendorong kerja sama ASEAN yang lebih kuat dalam menjawab berbagai tantangan regional dan global seperti persaingan geopolitik, dampak berkelanjutan dari pandemi dan bencana alam, krisis keuangan, krisis energi, dan krisis pangan,” bunyi pernyataan tersebut.
Timor Leste
ASEAN
Menlu Timor Leste
Adaljiza Magno
Jakarta
pertemuan Dewan Koordinasi ASEAN
POS-KUPANG.COM
Pos Kupang Hari Ini
Retno Marsudi
Menlu
Ekspor ke Timor Leste via Motaain Didominasi Perabot hingga Suku Cadang Kendaraan |
![]() |
---|
Menteri RDTL dan Adikbud KBRI Dili Lepas 50 Mahasiswa ke Unhas Makassar |
![]() |
---|
Global Inner Peace Fasilitasi Pelajar Korea Selatan Kunjungi di Timor Leste |
![]() |
---|
Belasan Remaja Timor Leste Magang Industri Galangan Kapal di Tsuneishi Shipbuilding |
![]() |
---|
Timor Leste jadi Negara ke-47 Terima Sertifikat Bebas Malaria dari WHO |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.