Breaking News

Berita Manggarai Timur

Ibu Rumah Tangga di Ladok Manggarai Timur Akhiri Hidup

Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kampung Ladok, Desa Rana Mbeling, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur meninggal dunia

Penulis: Robert Ropo | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
TKP - Anggota polisi sedang berada di lokasi TKP kasus IRT yang mengakhir hidupnya sendiri di Desa Rana Mbeling, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur. Gambar diambil, Minggu 29 Januari 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG - Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kampung Ladok, Desa Rana Mbeling, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur meninggal dunia, Minggu 29 Januari 2023.

Berdasarkan informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM, IRT tersebut diduga nekad mengakhiri hidupnya sendiri.

Kapolres Manggarai Timur AKBP I Ketut Widiarta, SH.,S.IK.,M.Si, melalui Kapolsek Kota Komba IPTU I Komang Suita, S.IP ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM membenarkan informasi itu.

Komang menjelaskan, atas informasi itu, Anggota SPK dan Kanit IK langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Baca juga: Gedung SPKT Polres Manggarai Timur Sudah PHO

Dikatakan Komang adapun identitas korban berinisial SJ (24). Korban SJ ditemukan meninggal dunia tidak wajar. Korban diduga mengakhiri hidupnya sendiri di kamar tidur milik mereka.

Saat itu Komang juga mengatakan kronologis kejadian, dimana sekitar pukul 08.00 Wita, saksi Damianus Japi datang bertamu di rumah Vitalis Aji (mertua korban), yang merupakan kakak kandungnya.

Pada saat itu saksi Damianus bersama Vitalis dan saksi Paulina De (mertua korban) minum kopi di dapur dan pada saat itu saksi Hendrikus Naldo yang merupakan suami korban tidak berada di rumah.

Baca juga: Camat Kota Komba Utara Manggarai Timur Sosialiasi Sampah di Drainase Jalan

Sekitar pukul 08.00 Wita, Hendrikus pulang langsung menuju dapur. Karena melihat istrinya (korban) tidak berada di dapur, kemudian saksi Hendrikus pergi memanggil korban ke kamar dan mendapati korban sudah mengakhiri hidupnya sendiri dalam posisi duduk.

Mendengar teriakan tersebut, para saksi langsung ke kamar kemudian saksi Damianus Japi memegang tubuh korban dan badan korban masih hangat dan dirasa korban masih hidup.

Warga yang berada di sekitar berinisiatif memanggil tenaga kesehatan yang berada di kampung untuk memeriksa korban dan hasil pemeriksaan denyut nadi korban lemah.

Setelah itu, langsung meminta keluarga korban untuk membawa korban langsung ke Puskesmas Mukun. Sekitar pukul 08.30 Wita, korban kemudian dibawa ke Puskesmas Mukun dan tiba di Puskesmas langsung diperiksa, namun nyawa korban tak bisa tertolong alias telah meninggal dunia.

Kapolsek Kota Komba IPTU I Komang Suita juga mengatakan saat ini jenazah korban disemayamkan di rumah Vitalis Aji di Ladok, Desa Rana Mbeling. Sesuai rencana, jenazah korban akan makamkan pada besok hari Senin 30 Januari 2023.

Komang juga menerangkan, hasil penyelidikan Unit IK, diduga korban nekad mengakhiri hidupnya dikarenakan persoalan rumah tangga, yang mana korban merasa terbebani karena masih tinggal bersama dengan orang tua suami.

Baca juga: Camat Nikolaus Pimpin Rapat Konsolidasi Kades Sekecamatan Kota Komba Utara

Hal tersebut juga sering korban ceritakan ke saudara kandungnya melalui chat masenger facebook yang menyatakan kalau korban sudah tidak tahan lagi hidup bersama mertuanya dan mertua perempuan juga merupakan mama tiri dari suami korban dan korban juga diketahui berwatak pendiam dan memendam persoalan.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved