Vatikan

Paus Fransiskus Siap Lakukan Kunjungan ke Kongo dan Sudan Selatan

Paus Fransiskus akan melakukan kujungan ke Republik Demokratik Kongo dan Sudan Selatan pada akhir bulan Januari hingga awal Februari 2023.

Editor: Agustinus Sape
MEDIA VATIKAN
Pemimpin umat Katolik sedunia Paus Fransiskus akan melakukan kunjungan ke Republik Demokratik Kongo dan Sudan Selatan di Afrika Tengah pada akhir Januari hingga awal Februari 2023. 

POS-KUPANG.COM, VATIKAN - Paus Fransiskus akan melakukan kujungan ke Republik Demokratik Kongo dan Sudan Selatan pada akhir bulan Januari hingga awal Februari 2023.

Kongo dan Sudan Selatan adalah dua negara yang tercabik-cabik oleh kekerasan, perpecahan, dan luka kolonialisme yang bernanah.

Menjawab pertanyaan wartawan mengenai ketidakamanan di dua negara Afrika yang akan dikunjungi Paus Fransiskus, Direktur Kantor Pers Takhta Suci, Matteo Bruni mengatakan,  “tidak ada ancaman khusus” di kedua negara tersebut.

 

Matteo Bruni juga menegaskan bahwa otoritas lokal telah menerapkan semua tindakan pengamanan untuk menjamin keselamatan semua orang.

Bruni berbicara selama pengarahan perjalanan pra-kerasulan pada Selasa pagi di mana dia memberikan rincian kunjungan Paus ke Republik Demokratik Kongo dan ke Sudan Selatan, kunjungan yang terpaksa dia tunda Juli lalu karena masalah kesehatan.

Dia mencatat bahwa Bapa Suci akan mengunjungi Kongo dari 31 Januari hingga 3 Februari dan kemudian menghabiskan dua hari di Sudan Selatan bersama Uskup Agung Canterbury dan Moderator Majelis Umum Gereja Skotlandia dalam ziarah ekumenis untuk perdamaian sebelum kembali ke Vatikan.

Kunjungan apostolik ke-40 ke luar negeri

Perjalanan ini, tambah Bruni, akan menjadi kunjungan apostolik ke-40 Paus Fransiskus ke luar negeri. Pada kesimpulannya, dia akan mengunjungi 60 negara.

Dia pergi ke Kongo mengikuti jejak Paus St. Yohanes Paulus II yang mengunjungi negara itu pada tahun 1980 dan 1985. Itu adalah negara yang sangat berbeda saat itu, jelas Bruni, bekas koloni Belgia bernama Zaire.

Baca juga: Vatikan Rilis Kalender Liturgi untuk Paus Fransiskus, Kunjungi Kongo dan Sudan Selatan

Dia juga mencatat bahwa kunjungan Paus dari Polandia itu merupakan perjalanan pertama kepausan ke benua Afrika sejak kunjungan Paus St. Paulus VI ke Uganda pada tahun 1969.

Jadi, tambahnya, ini adalah kunjungan kepausan ke Afrika yang ke-20, ke-4 bagi Paus Fransiskus yang pergi ke Kenya, Uganda, dan Republik Afrika Tengah pada 2015, ke Maroko pada Maret 2019, dan kemudian ke Mozambik, Madagaskar, dan Mauritius pada tahun yang sama. .

Afrika, lanjut Bruni, adalah tempat tinggal sekitar 20 persen umat Katolik dunia, dan persentase itu terus meningkat.

Dia menghabiskan waktu untuk menggambarkan vitalitas Gereja Katolik di Afrika, sejumlah besar umat muda Katolik, dan dia menyoroti bagaimana Paus Fransiskus mendedikasikan banyak pemikiran dan doa untuk Afrika seperti yang disaksikan oleh pesan, seruan, dan perhatiannya yang terus-menerus.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved