Vatikan

Dubes Vatikan Dipanggil oleh Kementerian Luar Negeri Israel Buntut Komentar Paus Fransiskus

Paus mengutuk serangan udara Israel di Gaza, dengan menyatakan, "Ini adalah kekejaman. Saya ingin mengatakan ini karena ini menyentuh hati saya."

Editor: Agustinus Sape
REUTERS/GUGLIELMO MANGIAPANE/FILE PHOTO
Paus Fransiskus menyaksikan misa pembukaan Sinode Para Uskup di Lapangan Santo Petrus di Vatikan, 2 Oktober 2024. 

POS-KUPANG.COM - Duta Besar Vatikan dipanggil ke Kementerian Luar Negeri Israel untuk berdiskusi dengan direktur jenderal menyusul komentar Paus Fransiskus baru-baru ini mengenai “kekejaman” Israel di Gaza, kata sebuah sumber Israel kepada The Jerusalem Post.

Pejabat itu menambahkan bahwa pertemuan antara pejabat senior Israel dan Nuncio Adolpho Tito Yllana, duta besar Tahta Suci untuk Israel, terjadi minggu ini dan menekankan bahwa itu hanyalah percakapan antara kedua pejabat tersebut.

Awal pekan ini, dalam pidatonya, Paus mengutuk serangan udara Israel di Gaza dan berkata, “Kemarin, anak-anak dibom. Ini bukan perang. Ini adalah kekejaman. Saya ingin mengatakan ini karena ini menyentuh hati saya,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel Oren Mamorstein sebagai tanggapan bahwa Paus “mengabaikan kekejaman Hamas.”

Menyerukan gencatan senjata

Pada hari Rabu, dalam pesan Natalnya, Paus menyerukan gencatan senjata di Gaza, dan menyebut situasinya “sangat buruk” tetapi tidak mengulangi klaim “kekejaman” seperti pada awal minggu ini.

Pada pertengahan Desember, Paus menyarankan agar tuduhan genosida di Gaza “harus diselidiki secara hati-hati,” dan pada awal Desember, Paus difoto di samping Kandang Natal di mana Yesus dibungkus dengan keffiyeh, simbol nasionalisme Palestina.

Baca juga: Paus Fransiskus Kembali Kecam Serangan Israel, Dorong Penyelidikan Dugaan Genosida di Gaza

Menteri Urusan Diaspora dan Pemberantasan Antisemitisme Israel Amichai Chikli menanggapi kedua insiden ini dengan menuduh Paus melanggengkan “fitnah darah yang berbahaya” terhadap Israel dan memutarbalikkan sejarah dalam sebuah surat yang dikirim minggu lalu. (jpost.com)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved