Kamis, 23 April 2026

Kerja Sama Indonesia dan Timor Leste

Pemprov NTT dan Timor Leste Jajaki Kerja Sama Border Market hingga Tour de Timor

Beberapa poin penting yang disampaikan di antaranya rencana pembangunan border market dengan sistem border pass.

Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/Biro ADP-NTT
Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma bersama jajaran pejabat Pemprov NTT melakukan pertemuan khusus dengan Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta, di kediaman pribadi Presiden di Dili, Sabtu (30/8/2025). 

POS-KUPANG.COM, DILI - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) kembali menjajaki kerja sama dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).  

Dalam pertemuan khusus dengan Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta, di kediaman pribadi Presiden di Dili, Sabtu (30/8/2025), Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menyampaikan usulan strategis yang diyakini akan memperkuat hubungan bilateral sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kedua wilayah.

Adapun pertemuan khusus itu berlangsung usai Wakil Gubernur NTT dan rombongan pejabat daerah menghadiri rangkaian kegiatan Dili International Trade Expo 2025. 

Dikutip dari KBRN, beberapa poin penting yang disampaikan di antaranya rencana pembangunan border market dengan sistem border pass, usulan penyelenggaraan ajang internasional Tour de Timor.

Usulan penting lainnya terkait peluang kerja sama sektor UMKM, pariwisata, pertanian, peternakan, dan perikanan, hingga pengembangan rute penerbangan Kupang–Dili seiring naiknya status Bandara El Tari sebagai bandara internasional.

Selain itu, Johni Asadoma juga mengusulkan kehadiran Bank NTT di Dili untuk mendukung pengusaha dan masyarakat asal NTT di Timor Leste, serta memberikan dukungan terhadap investasi energi PT. Genco Energi Nusantara.

Pemprov NTT menegaskan pentingnya kerja sama di bidang kesehatan melalui jejaring antara RSUP Ben Mboi Kupang dan Dili Medical Center (DMC).

“Saat expo kemarin juga, telah ditandatangani MOU antara RSUP Ben Mboi yang ada di Kupang dengan Dili Medical Center (DMC). Kami berharap pengembangan pelayanan kesehatan akan lebih baik lagi, terlebih cukup banyak warga Timor Leste yang berobat di RSUP Ben Mboi,” kata Wagub.

Presiden Ramos Horta menyambut baik berbagai usulan tersebut. Menurutnya, gagasan Wagub Johni mencerminkan kedekatan bukan hanya secara kultural dan kekerabatan, melainkan juga dalam visi bersama membangun pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: BLI Ikut Pameran Bisnis di Timor Leste, Promosikan Susu Kambing hingga Kapsul Cacing

Khusus untuk Tour de Timor, Ramos Horta menilai kegiatan ini akan menjadi ajang besar yang mampu mempromosikan budaya, olahraga, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat di kedua negara.

"Untuk ‘Tour de Timor’, ini merupakan ide dan gagasan besar bagi kedua wilayah. Saya tentu setuju, terlebih even ini juga akan menampilkan beragam atraksi budaya dari kedua negara setiap harinya. Berbagai komoditas unggulan Timor Leste juga akan kita tampilkan dalam even tersebut. Ekonomi masyarakat pasti akan bertumbuh,” kata Presiden Ramos Horta.

Ramos Horta memastikan akan menindaklanjuti berbagai usulan strategis itu bersama Perdana Menteri Xanana Gusmao, bahkan berencana mengirim delegasi Timor Leste ke Kupang untuk membahas lebih lanjut kerja sama lintas sektor tersebut.

Pertemuan pun ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Pemprov NTT kepada Presiden Timor Leste sebagai simbol persahabatan dan penguatan hubungan bilateral kedua negara. (*)

 

Berita ini telah tayang di KBRN

Ikuti berita terbaru POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved