KKB Papua

KKB Papua - Tokoh Muda Papua Ali Kabiay Tantang Sebby Sambom Bertemu Langsung di Pasar Skouw

Hal itu disampaikan Ali kepada awak media, termasuk Tribun-Papua.com di Abepura, Minggu 15 Januari 2023, menyikapi sejumlah pernyataan Sebby Sambom.

Editor: Agustinus Sape
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
Tokoh Pemuda Adat Papua Ali Kabiay baru-baru ini melayangkan tantangan kepada petinggi KKB Papua. Ia ingin bertatap muka secara langsung dengan Sebby Sambom. 

Sebelumnya ia bahkan pernah menyebut OPM sudah punah.

Ini sederet sepak terjang Ali Kabiay yang dirangkum SURYA.co.id.

1. Minta Pemda serius tangani KKB Papua

Serangan KKB Papua yang semakin brutal dan masif menjadi sorotan berbagai pihak.

Salah satunya adalah Ketua Pemuda Adat Wilayah Saireri, Ali Kabiay.

Untuk mengatasi kebrutalan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Ali meminta agar Pemerintah Daerah ( Pemda) ikut berperan meredamnya.

Ali meminta supaya Pemda lebih serius melakukan pendekatan kepada masyarakat di daerah rawan konflik.

"Saya pikir untuk atasi aksi KKB di Papua itu perlu terus dilakukannya pendekatan-pendekatan persuasif oleh Pemda setempat kepada mereka (KKB).

Seperti pembinaan-pembinaan secara spiritual atau rohani hingga ekonomi," ujar Ali Kabiay di Jayapura pada Rabu 8 Desember 2021.

Tindakan tersebut, lanjut Ali, akan menciptakan kesadaran tersendiri oleh masyarakat dalam menjaga terjadinya gangguan Kamtibmas.

"Dengan begitu, sendirinya masyarakat akan terbina untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu negatif yang nantinya malah merugikan masyarakat," ungkapnya.

Menurut Ali, saat ini masyarakat Papua cukup mudah termakan isu yang beredar baik dari media maupun media sosial.

"Karena kita tahu sendiri, masyarakat di Papua ini sangat mudah terprovokasi oleh pemberitaan di media, Oleh sebab itu, daerah yang sering terjadi konflik itu perlu adanya peran aktif dari pemerintah setempat," katanya.

Ali memandang persoalan di Papua sangat sensitif dan dinamikanya tak menentu.

Karena itu, semua pihak perlu memberikan perhatian khusus terutama pada daerah yang sering konflik, seperti Nduga, Intan Jaya, dan Yahukimo.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved