Berita Sumba Timur
Hapkido Sumba Timur Raih Medali Emas Dalam Ajang Online South East Asia Championship 2022
Hapkido Sumba Timur meraih medali emas mas dalam ajang Online South East Asia Championship 2022.
Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ferdinand Edo Putra Naga
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Hapkido Sumba Timur meraih medali emas mas dalam ajang Online South East Asia Championship 2022.
Ada lima atlet yang mengikuti Turnamen ajang Online South East Asia Championships 2022, diantaranya Team Hosinsul, Ario Adeputra Djaw, Jessen Umbu Pekuwali.
Sedangkan di Team Hyung atau jurus, masing-masing Abbas Said, Anjas Danior Logo dan Richard Falintino Rato.
Abbas Said sebagai pembantu pelatih dojang mengatakan, mereka berhasil meraih satu medali emas di team hosinsul atau peragaan teknik mempertahankan diri seperti tangkapan, lepasan, kuncian dan bantingan. Sementara berpasangan 1 medali perak 3 orang dalam pergerakan hyung atau jurus.
Baca juga: Porprov NTT 2022, KONI Sumba Timur Target Klasifikasi Juara Umum
"Untuk Sumba Timur ada enam atlet yang berhasil raih medali itu lima medali emas dua dan perak tiga. Satu putri limanya putra", ujar Abbas Said, saat diwawancarai di Kantor KONI Sumba Timur, Senin 16 Januari 2023.
"Persiapannya dua bulan latihan. Tiba- tiba kegiatannya dimajukan dadakan pada saat itu tanggal 19 Desember 2022. Padahal seharusnya digelar pada akhir Desember," kata Abbas.
Dia mengatakan kegiatannya dilakukan secara online melalui zoom.
"Kami melawan beberapa negara Asia seperti Korea, Vietnam, Hongkong, Thailand termasuk dari seluruh Indonesia dan kami mewakili NTT bawa nama Sumba Timur dan mendapat mendali emas," katanya.
"Harapan kami supaya Hapkido di Kabupaten Sumba Timur lebih berkembang dan harapan kami juga bisa diperhatikan oleh pemerintahan setempat," harap Abbas.
Baca juga: Ketua KONI NTT Josef Nae Soi Perjuangkan Pembukaan PON 2028 di Kupang
Sekertaris KONI Sumba Timur, Djunaidi Bin Garib mengharapkan prestasi-prestasi seperti itu terus ditingkatkan.
Ia menambahkan, pihaknya juga berupaya untuk bagaimana bisa tetap mengembangkan cabang-cabang olahraga yang merupakan anggota KONI Sumba Timur termasuk di dalamnya Hapkido.
"Dan ini juga menjadi ukuran juga menjadi perhatian, dengan prestasi terhadap Hapkido terhadap KONi kabupaten Sumba Timur untuk diikut sertakan dalam ajang yang lebih besar", ujar Djunaidi.
"Pada intinya kalau Hapkido ini di tingkat pusat sudah menjadi anggota KONI, tapi karena di NTT ini baru tentunya dengan apa yang sudah diperoleh prestasi ini menjadi pertimbangan bagi KONI", jelas Djunaedi.
"Juga menjadi acuan untuk bisa bagaimana hapkido menjadi cabang olahraga penggagas pertama, yang masuk dalam Klasifikasi itu sehingga dalam event-even berikutnya kita bisa diikutsertakan", jelas Djunaedi.
Baca juga: Ditetapkan Sebagai Ketua KONI Sumba Timur Periode 2021-2025, Ini Komitmen Khristofel Praing
"Contoh kemarin di Porprov sebenarnya KONI Kabupaten Sumba Timur merekomendasikan cabang olahraga Hapkido, cuma kendala waktunya itu pendaftaran di tingkat provinsi oleh KONI kabupaten kota, itu tidak mencapai 5 kabupaten kota sehingga dengan demikian gugur tidak mengikuti Porprov," ujar Djunaedi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.