Berita Sabu Raijua

BMKG Sabu Raijua Minta Masyarakat Waspada Banjir Pesisir

BMKG Stasiun Meteorologi Tardamu Sabu Raijua meminta  masyarakat pesisir pantai di Kabupaten Sabu Raijua agar mewaspadai potensi banjir pesisir

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/JEVON AGRIPA DUPE
BMKG - Leny Octaviana Bota, salah satu staf BMKG Stasiun Meteorologi Tardamu Sabu Raijua. BMKG Sabu Raijua mengimbau masyarakat setempat agar waspada terhadap banjir pesisir atau banjir Rob. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Jevon Agripa Dupe

POS-KUPANG.COM,SABU RAIJUA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Tardamu Sabu Raijua meminta  masyarakat pesisir pantai di Kabupaten Sabu Raijua agar mewaspadai potensi banjir wilayah pesisir atau Banjir Rob, Tardamu.

Hal ini sesuai dengan peringatan dini dari BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang pada tanggal 6 Januari 2023, meminta  masyarakat pesisir pantai di Kabupaten Sabu Raijua agar mewaspadai potensi banjir wilayah pesisir atau banjir Rob, Tardamu.

Demikian disampaikan Pejabat Pelaksana Tugas Lioba Seuk Soera, S.Tr, melalui salah satu Stafnya Leny Octaviana Bota.

"Untuk Potensi bencana saat ini untuk curah hujan sudah normal, tetapi untuk angin masih dalam skala tinggi, karena itu dapat berpotensi terhadap banjir Rob,"  katanya Leny.

Baca juga: Cuaca NTT Hari Ini 7 Januari 2023, Warga Pesisir Manggarai Dapat Peringatan BMKG, Waspada Banjir Rob

Leny juga menyampaikan bahwa NTT berada di periode musim dengan kondisi suhu muka laut yang cukup hangat dan kelembaban yang basah disetiap atmosfer, terdapat daerah tekanan rendah di barat Australia sehingga meningkatkan kecepatan angin di wilayah NTT.

Karena itu,  Leny menyampaikan agar masyarakat bisa waspada akan potensi dampak hujan dan angin kencang yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti, banjir, banjir bandang, banjir rob (banjir di wilayah pesisir) dan tanah longsor.

Potensi bencana lain seperti,  pohon tumbang, jalan licin, rusaknya atap bangunan dan fasilitas umum lainnya, khususnya untuk daerah bertopografi curam/bergunung/tebing, patut waspada akan longsor dan banjir pada saat terjadi hujan.

Leny juga menerangkan bahwa potensi banjir rob di wilayah pesisir pantai disebabkan fenomena fase bulan purnama yang terjadi pada 6 Januari 2023, maka berpotensi terjadinya peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum yang lebih signifikan dari biasanya.

Baca juga: BPBD Kabupaten Sabu Raijua Imbau Masyarakat Pesisir Tidak Melaut

Dikatakan, masyarakat pesisir pantai diimbau waspada adanya fenomena banjir pesisir yang diprediksi terjadi pada tanggal 7 - 8 Januari 2023 diwilayah pesisir Pulau Sabu-Raijua.

Merespon peringatan BMKG Sabu Raijua tersebut J.Ndu Ufi, selaku Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sabu Raijua, menyampaikan bahwa pihaknya telah mendirikan posko tangguh bencana.

"Kami sudah siapkan Posko tangguh bencana dengan lakukan koordinasi dengan seluruh desa di Kabupaten Sabu Raijua sehingga jika terjadi bencana kita langsung tanggap," ujarnya. (cr22)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved