Reshuffle Kabinet

Johnny Plate Meradang Soal Reshuffle Kabinet: Sekarang Banyak Politisi Merasa Jadi Presiden

Johnny Plate, Sekjen Partai Nasdem seakan meradang dengan pernyataan politisi yang mendorong reshuffle kabinet dengan alasan tertentu.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
MERADANG - Sekjen Partai NasDem, Johnny G Plate seakan meradang dengan pernyataan elite PDI Perjuangan yang mendesak Presiden Jokowi melakukan reshuffle kabinet. Reshuffle itu hak prerogatif Presiden Jokowi. 

POS-KUPANG.COM - Johnny Plate, Sekjen Partai Nasdem seakan meradang dengan pernyataan politisi yang mendorong reshuffle kabinet dengan alasan tertentu.

Pernyataan yang direspon Jhonny Plate itu terkait sorotan elite PDI Perjuangan yang mendesak Presiden Jokowi untuk segera melengserkan dua menteri dari Partai NasDem.

Atas desakan itulah, Jhonny Plate yang juga Menteri Komunikasi dan Informatika itu pun angkat bicara.

Dia menyebutkan bahwa saat ini banyak politisi merasa seperti presiden, selalu mengatur-atur hak prerogatif Presiden Jokowi.

"Terlalu banyak politisi saat ini yang merasa seolah-olah jadi presiden, dan mencoba mengatur prerogatif rights presiden," kata Johnny kepada wartawan, Rabu 4 Januari 2023.

Baca juga: Prabowo Dikabarkan Tak Maju Pilpres 2024, Kini Pilih NasDem Demi Ulangi Kemenangan Anies Baswedan

Johnny Plate pun mengingatkan semua pihak supaya tidak membuat ruang diskursus politik menjadi bising dan tidak bermanfaat.

"Enggak usahlah itu. Tidak perlu membuat ruang publik dan diskursus politik menjadi bising dan tidak bermanfaat," ujar Johnny.

Dikatakannya, reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif presiden. Dan, NasDem selalu konsisten dengan sikap tersebut.

Johnny Plate juga menandaskan bahwa Partai NasDem senantiasa mendukung Pemerintahan Jokowi-Maruf hingga berakhir pada tahun 2024 mendatang.

"NasDem akan selalu mendukung Pak Jokowi dengan segenap kemampuan baik di pemerintahan maupun parlemen. NasDem akan tetap konsisten dengan sikap memberikan dukungan penuh pada Pemerintahan Pak Jokowi - Kiai Maruf Amin," tegasnya.

Untuk itu, ia mengajak semua pihak untuk fokus pada penyelenggaraan negara dan pembangunan nasional.

Ini membutuhkan stablitas politik, soliditas nasional dan kegotongroyongan bangsa dalam menghadapi tantangan akibat perubahan situasi geopolitik global.

DITEGUR - Anies Baswedan, calon presiden dari Partai NasDem ditegur oleh Fahri Hamzah, mantan pimpinan DPR RI gegara kecendrungan Anies Baswedan melakukan pengerahan massa dalam setiap safari politik yang dilakukannya.
DITEGUR - Anies Baswedan, calon presiden dari Partai NasDem ditegur oleh Fahri Hamzah, mantan pimpinan DPR RI gegara kecendrungan Anies Baswedan melakukan pengerahan massa dalam setiap safari politik yang dilakukannya. (POS-KUPANG.COM)

"NasDem terus memberikan dukungan pada pemerintah dan tidak akan menjadi desertir politik," tandasnya.

Pada bagian lain, ia juga mengungkapkan semua menteri dari partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju termasuk NasDem, agar selalu siap untuk direshuffle.

"Semua partai yang merupakan bagian dari anggota koalisi, harus menerima bahwa yang menentukan kabinet, merubah kabinet, adalah hak prerogatif presiden," tandas Johnny.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved