Berita NTT
Tinjau Jembatan Kapsali, Komisi IV DPRD NTT Minta Segera Diperbaiki
Kunjungan ini dipimpin oleh anggota DPRD NTT Nelson Matara dengan pimpinan Komisi IV Pata Vinsensius dan anggota komisi IV
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Ryan Tapehen
POS-KUPANG.COM, OELAMASI - Komisi IV DPRD NTT melakukan kunjungan kerja dengan meninjau Jembatan Kapsali di Desa Manubelon Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kamis 29 Desember 2022.
Kunjungan ini dipimpin oleh anggota DPRD NTT Nelson Matara dengan pimpinan Komisi IV Pata Vinsensius dan anggota komisi IV Alex Foenay, dan Junus Naisunis. Ketua DPRD NTT Emelia J. Nomleni. Juga ikut dalam kunker ini
Dalam kunjungan ini juga DPRD NTT langsung membawa dinas PUPR bidang Bina Marga untuk melihat lansung dan memberikan solusi serta apa yang harus dilakukan.
Baca juga: Rusak Akibat Hujan Deras, DPRD NTT Akan Pantau Jembatan Kapsali di Amfoang Barat Daya
Disana DPRD juga berdialog dengan camat Amfoang Barat Daya, Yesua To dan warga sekitar yang saat itu baru saja usai menarik keluar sebuah mobil dari dalam sungai kapsali yang hendak menyebrang.
Dinas PUPR bidang Bina Marga juga mengukur panjang dan dalam bentangan oprit yang jebol akibat banjir pada 25 Desember lalu. Hasil pengukuran lebar oprit yang jebol sepanjang 16 meter dan kedalaman sekitar 7 meter.
Ketua DPRD juga sempat bergidik takut melihat titian yang dipasang warga dari dua batang kayu yang dibuat seperti tangga untuk melintas.
Kepada Wartawan, Nelson Matara menegaskan setelah kunjungan ini Komisi IV akan melakuka koordinasi dengan pimpinan DPRD yang kebetulan juga Ketua DPRD NTT hadir disana.
Baca juga: Jembatan Kapsali di Kabupaten Kupang Rusak, Pemerintah Akan Tangani Secara Darurat
"Kami sudah lihat kondisinya dan akan segera melakukan rapat dengan mitra besok. Kami akan buat rekomendasi kepada pemerintah agar anggaran dipakai secepatnya," ungkap DPRD asal Kabupaten Kupang ini.
Sementara Pata Vincentius Wakil Ketua Komisi IV menegaskan ada empat hal yang menjadi rekomendasi mereka dalam kunjungan ini.
Dia menegaskan tindak lanjut dari pemerintah terkait kunjungan mereka khususnya perihal perbaikan jembatan.
Yang pertama kata dia harus segera melakukan pengerukan sehingga alur sungai kembali menjadi normal lalu yang berikut agar melakukan normalisasi.
Selanjutnya untuk memperlancar lalu lintas akibat jembatan yang rusak maka dia menegaskan agar segera membuka akses jalan alternatif sehingga masyarakat bisa kembali beraktifitas.
Emy Nomleni juga yang dimintai komentarnya mengucaokan terima kasih kepada Komisi IV DPRD NTT yang sudah tanggap cepat mendengar keluhan masyarakat.
Baca juga: Video Viral Tiktok, Jembatan Kapsali Manubelo di Amfoang Kupang Putus Diterjang Banjir
Setelah ini mereka akan lansung berkoordinasi dengan dinas maupun istansi teknis seperti Balai Wilayah Silunhai, Dinas PUPR sehingga jalur koordinasi berjalan baik.
"Hari ini temukan beberapa hal yang harus ditindaklanjuti karena bagi dia jembatan yang putus membuat transportasi lansung putus. Ini sumbu utama jalur bagian utara dan butuh penanganan cepat dan darurat supaya segera berfungsi kembali," tegas Emy Nomleni.
Untuk sementara oprit jembatan itu akan dibuat darurat dan model permanen akan mereka akan usulkan ke kenterian atau pihak terkait.
Camat Amfoang Barat Daya Yesua To mengungkapkan putusnya jembatan ini membuat arus transportasi menjadi lumpuh.
Dua desa yang terdampak yakni Desa Manubelon dan Desa Bioba, dirinya berharap secepatnya diperbaiki sehingga bisa kembali menghubunhkan lalu lintas yang sudah terputus beberapa hari belakangan.
"Harapan kami segera di tindaklanjuti setelah kunjungan ini, ini jembatan akses utama untuk banyak kendaraan, mobilisasi meteka jadi macet tidak jalan," tukasnya.
Dia menjelaskan jembatan itu jebol pada Sabtu 24 Desember 2022 malam, sementara kendaraan roda dua bisa melintas dengan digotong oleh warga menyebrang sungai saat sungai sedang surut.
Sementara mobil akan ditarik dengan tali nilon namun kesulitan karena bagian hulu selalu hujan sehingga air sungai tidak pernah surut. (ary)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS