Cuaca Ekstrem

Cuaca Ekstrem, Simak 7 Pesan BMKG Soal Mitigasi di NTT

BMKG memperkirakan Cuaca Ekstrem melanda NTT pada akhir Desember 2022 hingga awal Januari 2023

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO-BMKG
CUACA EKSTREM - Prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG 

Ia menjelaskan BMKG telah mengeluarkan rilis potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi dalam sepekan hingga tanggal 01 Januari 2023. 

Informasi rilis tersebut berkaitan dengan adanya signifikansi dinamika atmosfer yang dapat meningkatkan potensi cuaca ekstrem selama periode Nataru 2022/2023.

Baca juga: Cegah Cuaca Ekstrem, 5.600 Kilogram Garam Disemai di Langit Jakarta dan Jawa Barat

Menurut Agung, dampak adanya seruakan dingin dari Asia yang disertai CENS, dapat berdampak secara tidak langsung pada peningkatan curah hujan dan kecepatan angin disekitar wilayah Indonesia bagian selatan ekuator.

Adanya indikasi pembentukan pusat tekanan rendah di sekitar wilayah Australia yang dapat memicu terbentuknya pola pumpunan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Indonesia bagian selatan ekuator. 

Disamping itu, dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan dan angin kencang di sekitar wilayah Sumatera, Jawa, hingga Nusa Tenggara, serta berdampak pada peningkatan gelombang tinggi di perairan Indonesia.

Berdasarkan citra satelit Himawari-8 6 jam terakhir menunjukkan adanya aktivitas konvektif yang signifikan terutama di sebelah utara sistem. 

Model prediksi numerik menunjukkan bahwa sistem ini bergerak ke arah barat-barat laut menjauhi wilayah Indonesia. 

"Aktifitas Madden Julian Oscillation (MJO) disertai fenomena Gelombang Kelvin dan Rossby Equatorial, masih menunjukkan kondisi yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan awan hujan dan potensi cuaca ekstrem dalam sepekan kedepan di wilayah Indonesia," ujarnya. 

Baca juga: Cuaca Ekstrem, BMKG Peringatkan Waspada Bencana Hidrometeorologi yang Landa NTT 

Berdasarkan itu, Agung menyebut, beberapa wilayah perlu siaga yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua, Papua Barat. 

Sementara potensi hujan dengan intensitas signifikan selama periode tanggal 27 Desember 2022 - 02 Januari 2023 perlu diwaspadai dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat, dapat terjadi di Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT. 

Potensi Gelombang Laut 

Sementara itu untuk potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Indonesia pada periode tanggal 27 Desember 2022 - 03 Januari 2023 yang perlu diwaspadai. 

Adapun wilayah dengan kategori tinggi gelombang di atas 6 meter yakni Laut Natuna Utara dan Samudra Hindia selatan NTT.

Baca juga: Cuaca Ekstrem, KUB Nelayan Angsa Laut Oesapa Swadaya Perbaiki Tanggul 

Sedangkan tinggi gelombang 4-6 meter terjadi di Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Bali.

Selanjutnya di Samudra Hindia selatan NTB, Perairan P. Sumba, Perairan Kupang – P. Rote, Perairan P. Flores, Perairan Kep. Anambas – Kep. Natuna, Laut Sumbawa, Selat Makassar bagian selatan, Laut Flores, Laut Banda, Laut Arafuru. NTT juga akan mengalami potensi banjir rob atau Pesisir pada tanggal 22 - 28 Desember 2022. (Fan)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved