Berita NTT

Dharma Wanita Persatuan Dispora NTT Kunjungi Posyandu Sehati

kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung program Pemerintah Provinsi NTT bebas stunting dan menyongsong puncak HUT Dharma Wanita

Penulis: Apolonia M Dhiu | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DWP UP DISPORA NTT
FOTO BERSAMA - Ketua DWP UP Dispora NTT, Veneranda Moi, (lima dari kanan) Foto Bersama para penerima bibit/anakan Kelor untuk peserta posyandu, Sabtu, 3 Desember 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Apolonia Matilde Dhiu

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dharma Wanita Persatuan Unsur Pelaksana Dinas Pemuda dan Olahraga atau DWP Dispora NTT NTT melakukan kunjungan ke Posyandu SEHATI, Sabtu, Desember 2022.

Di Posyandu tersebut terdapat 21 penderita stunting.

Ketua DWP Dispora Provinsi NTT, Veneranda Moi, kepada POS-KUPANG.COM, Senin, 5 Desember 2022, mengatakan, DWP Dispora ikut berpartisipasi bersama untuk penanganannya.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Maritim NTT 4 Desember 2022, BMKG: Waspadai Selat Sumba bagian Barat!

"Ini kunjungan kedua yang dilakukan DWP Dispora NTT untuk Pemberian Makanan Tambahan atau PMT serta pembagian bibit/ anakan Kelor untuk peserta posyandu sebanyak 112 orang agar mereka diberdayakan dengan menanam bibit/anakan dan hasilnya nanti dikonsumsi sebagai upaya pencegahan/penanganan stunting," katanya.

Veneranda mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung program Pemerintah Provinsi NTT bebas stunting dan menyongsong puncak HUT Dharma Wanita pada 7 Desember 2022 .

Menurut Veneranda, penyiapan anakan kelor kali ini, pihaknya berkolaborasi dengan Dinas Pertanian Provinsi NTT sebanyak 50 anakan, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi NTT sebanyak 50 anakan, serta 30 bibit/biji kelor dari Yayasan Gerbang Alam Timur(Yagat) lembaga yg bergerak di bidang pemberdayaan Ekonomi perempuan serta Lingkungan.

Sebelum membagi anakan kelor, kata Veneranda, didahului sosialisasi tentang manfaat daun kelor untuk perkembangan pertumbuhan kesehatan anak, bayi dan balita kepada peserta posyandu.

Veneranda menjelaskan kelor berdaun kecil, mudah dan murah ditanam juga kaya manfaat karena kaya akan vitamin dan mineral.

Baca juga: Beta Hijriah Comunity di NTT Gelar Syiar Hijrah

Mengkonsumsi daun kelor menawarkan beragam potensi manfaat untuk kesehatan anak bayi dan Balita, diantaranya meningkatkan kekebalan tubuh, menambah energi, memperkuat struktur sel,
menunjang metabolisme

Selain itu, melawan infeksi, meningkatkan kesehatan ginjal dan hati, menyembuhkan luka, meningkatkan kesehatan mata, menjaga kesehatan rambut, menjaga kesehatan kulit, mengatasi mood swing, dan meningkatkan berat badan.

Ia mengatakan, melihat demikian banyak manfaat untuk masa pertumbuhan anak-anak, ia mengajak menanam kelor di musim tanam ini.

"Musim hujan tahun ini untuk sama-sama bergerak melawan stunting," katanya. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved