Pilpres 2024
Ganjar Pranowo - Anies Makin Moncer, Faktor Deklarasi NasDem Bikin Prabowo Subianto Kian Melorot
Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan semakin moncer dalam survei yang dilakukan oleh Lembaga Indikator Politik Indonesia. Prabowo Subianto kian melorot.
POS-KUPANG.COM - Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan semakin moncer dalam survei yang dilakukan oleh Lembaga Indikator Politik Indonesia.
Berdasarkan survei lembaga tersebut, elektabilitas Ganjar Pranowo yang juga Gubernur Jawa Tengah itu semakin moncer.
Bahkan persentase yang digapai Kader PDIP ( Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ) jauh melampaui Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra.
Hasil lengkap simulasi tiga nama calon presiden pada Pilpres 2024, Ganjar Pranowo bertengger pada posisi teratas dengan meraih 33,9 persen.
Baca juga: Kepala Daerah Disebut Jadi Kunci Perolehan Suara Capres pada Pilpres 2024
Sementara itu, Anies Baswedan juga tak kalah moncernya, dengan meraih 32,2 persen dan mengalahkan Prabowo Subianto yang hanya memperoleh angka 23,9 persen.
Dalam survei yang dilakukan Lembaga Indikator Politik Indonesia, jumlah sampel sebanyak 1.220 orang, yang berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.220 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar ±2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei tersebut dilakukan pada 30 Oktober - 5 November 2022 dan hasilnya memperlihatkan fakta yang demikian.
Ini Faktor Pendongkrak Anies Baswedan
Secara terpisah, Peneliti Indikator Politik, Bawono Kumoro menjelaskan, ada beberapa alasan mengapa elektabilitas Anies Baswedan bisa ungguli Prabowo Subianto.
Baca juga: Anies Baswedan dan Surya Paloh Dijadwalkan ke Papua, Hadiri Acara Natal Bersama Partai NasDem
Faktor pertama keunggulan itu, adalah efek dari deklarasi calon presiden oleh Partai NasDem pada 3 Oktober 2022 lalu.
Sejak deklarasi tersebut, nama mantan Gubernur DKI Jakarta itu semakin mendapatkan atensi dari masyarakat Indonesia.
"(Faktor kedua) safari politik mengunjungi daerah-daerah juga dilakukan oleh Anies dan Partai NasDem selama dua bulan terakhir belakangan juga turun berkontribusi terhadap peningkatan popularitas Anies," ucap Bawono kepada Tribunnews.com, Sabtu 3 Desember 2022.
Bawono kemudian menyinggung angka popularitas Anies.
Ia menyebut, sebelum deklarasi dan safari politik dilakukan popularitas Anies belum mendekati angka 90 persen