Berita NTT

Pengamat Hukum Unwira Kupang, Mikael Feka Apresiasi Kapolda NTT Dalam Aplikasikan Presisi Polri 

Kebijakan ini harus ada faedah buat masyarakat dalam arti bahwa masyarakat bisa mendapatkan respos cepat dan keadilan atas permasalahan

Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
Dok. Pribadi Mikhael Feka
Pengamat Hukum Unwira Kupang Mikhael Feka 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dosen Universitas Katolik Widya Mandira atau Unwira Kupang, Mikael Feka  mengapresiasi langkah konkret Kapolda NTT, Irjen Pol. Drs. Johanis Asadoma , M.Hum dalam mengaplikasikan Presisi Polri, khususnya responsibilitas dan transparansi berkeadilan. 

Menurut pakar hukum pidana Unwira Kupang itu bahwa kebijakan yang diambil Kapolda NTT dengan membagikan nomor WA dan media sosialnya kepada masyarakat menunjukkan bahwa ada langkah serius untuk selalu merespon keluhan masyarakat dan menyiapkan akses informasi untuk transparansi berkeadilan. 

"Kebijakan ini harus ada faedah buat masyarakat dalam arti bahwa masyarakat bisa mendapatkan respos cepat dan keadilan atas permasalahan yang dihadapi," kata Mikael kepada POS-KUPANG COM, Kamis 1 Desember 2022.

Baca juga: Kuliner Khas NTT, Bunga Pepaya vs Daun Ubi Ibarat Belanda vs Equador di Piala Dunia 2022 Skor 2 - 1

Menurut dia birokrasi yang berbelit-belit yang selama ini terjadi khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik.

Misalnya penegakan hukum dan pelayanan publik lainnya yang lamban dan kurang atau belum memenuhi rasa keadilan dalam masyarakat dapat tercapai. 

Lanjut disampaikannya bahwa kebijakan Kapolda tersebut di satu sisi sebagai bentuk kemudahan bagi masyarakat.

Sisi yang lain juga merupakan motivasi bagi anggota polri di wilayah hukum polda NTT untuk bekerja secara maksimal, profesional, independen dan tuntas.

Sebab jika tidak maka masyarakat akan melaporkan kepada Kapolda.

Baca juga: Kendalikan Inflasi, Pemerintah Propinsi NTT Adakan Rakor TPID di Ende

Kebijakan Kapolda NTT membagikan nomor handphone ke masyarakat NTT ini akan membawa perubahan besar di tubuh Polri, jika kapolda dengan cermat, teliti dan tegas terhadap oknum-oknum polisi yang bermain-main dengan tugas dan tanggung jawabnya. 

"Kapolda NTT ingin menunjukkan bahwa polisi dan masyarakat tidak bisa dipisahkan dan saling membutuhkan," tandasnya. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved