Timor Leste
Timor Leste Hargai Jasa Tentara
Mayor Jenderal (Purn) Martyn Dunne CNZM QSO dianugerahi Timor Leste Medal of Merit (Timor Leste Grau Por Meritu) pada sebuah upacara di Manatuto
Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan apresiasi atas kehadiran gubernur NTT bersama para delegasi.
"Selamat datang dan apresiasi atas kehadiran Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur Bapak Viktor Bungtilu Laiskodat bersama para delegasi yang berjumlah 50 orang di RDTL ini. Beliau (Viktor Bungtilu Laiskodat), di sini rumah kamu sebagai saudaraku dan juga sebagai orang Timor," ujar Ramos dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com, Selasa 29 November 2022 pagi.
Sebagai orang Timor, lanjut Ramos Horta, dia berbangga karena Viktor mampu meyakinkan Presiden RI Joko Widodo untuk bekerja sama di wilayah perbatasan Wini (Indonesia) - Oekusi (Timor Leste) untuk membangun free trade zone atau zona perdagangan bebas.
"Tentu free trade zone yang nantinya dapat berdampak bagi pertumbuhan ekonomi di Pulau Timor (Indonesia) dan wilayah Timor Leste," kata Ramos.
Pihaknya akan memperkuat kapasitas sumber daya manusia untuk mendukung perdagangan bebas di perbatasan kedua negara tersebut.
"Ada empat bahasa yang terus kita edukasi di negara ini (Timor-Leste) yaitu Bahasa Tetun, Portugis, Inggris dan Indonesia, sehingga nantinya bisa mendukung zona perdagangan bebas," ujar dia.
Sementara itu, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat memberikan tanggapan positif terkait pembangunan free trade zone. Dia menyebut, free trade zone dapat dimanfaatkan oleh kedua pihak, yaitu Indonesia dan Timor Leste untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.
"Pulau Timor ini sangat unik, pulau kecil namun terdapat dua negara di dalamnya yaitu Negara Indonesia dengan wilayah Provinsi NTT dan Negara Timor Leste," kata Viktor.
Sehingga, NTT dan Timor Leste mesti saling mendukung dalam semangat membangun free trade zone dan diharapkan memiliki semangat membangun yang sama.
"Apalagi kita ketahui bersama, Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki ekonomi terkuat di dunia, akan menjadi gerakan yang hebat untuk berperan membangun Pulau Timor dan Timor Leste sekaligus menjadi prestasi yang luar biasa," jelasnya.
Sumber: sunlive.co.nz/kompas.com
Ikuti berita Pos-kupang.com di GOOGLE NEWS