Berita Kota Kupang

Dinas Pendidikan Kota Kupang Proses TPP Guru

Kepala Dinas terkait, Dumuliahi Djami, Jumat 25 November 2022 mengatakan, saat ini proses yang dimaksud telah selesai dari Badan Kepegawaian

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
FOTO - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Dumulihai Djami 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG -Dinas Pendidikan dan Kebudayaan / Disdikbud Kota Kupang sedang melakukan proses pembayaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi para guru. 

Kepala Dinas terkait, Dumuliahi Djami, Jumat 25 November 2022 mengatakan, saat ini proses yang dimaksud telah selesai dari Badan Kepegawaian. Dia menyebut, proses itu bagi para guru sertifikasi dan non sertifikasi. 

"Sekarang kami proses di keuangan untuk diverifikasi kembali," ucapnya. 

Baca juga: Canangkan Kota Kupang Sadar HAM, Dedy Manafe Minta Perlu Dilakukan KIE

Setelah semua verifikasi dilakukan oleh Badan Keuangan Daerah (Bakeud), maka dilanjutkan dengan permohonan ke bagian keuangan dinas untuk realisasi pembayaran. Djami mengatakan, pekan depan semua proses ini akan selesai. 

"Untuk enam bulan. Januari sampai Juni," kata dia. 

Untuk sisanya, sebut dia, akan dilakukan tahapan lagi seperti memasukkan atau menginput dalam E-Kinerja dan berproses untuk pembayaran berikutnya. 

Baca juga: Puluhan Atlet Pelajar NTT Ramaikan FOP Kemenpora RI di Kota Kupang

Ia memastikan pembayaran ini diberikan bagi semua guru dengan rincian guru sertifikasi Rp 600.000 dan non sertifikasi Rp 1.750.000 per bulan. 

Dia menyinggung juga mengenai guru PPPK, yang sejauh ini sedang dilakukan pengurusan SK oleh bagian kepegawaian. Dengan adanya SK itu guru baru akan mulai bekerja di sekolah masing-masing. 

"Belum bekerja di sekolahnya," imbuhnya. 

Untuk guru swasta yang lulus PPPK, lalu oleh yayasan atau lembaga melakukan PHK, dinas kemudian memanggil kepala sekolah tujuan guru itu lulus PPPK agar bisa diakomodir bekerja melalui pembayaran bersumber di dana BOS. 

Langka itu dilakukan sembari menunggu SK sekaligus agar guru-guru itu tetap mengabdi. Disamping itu, ekonomi guru tersebut juga tetap terjaga. (Fan)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved