Berita NTT

Yohanes De Rosari Tidak Tega Jika Pemerintah Hapus Tenaga Honorer 

tidak tega jika tiga kategori tenaga honorer itu dihapus,  apalagi masa kerja para tenaga honorer itu sudah belasan tahun.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
WAKIL- Wakil Ketua Komisi I DPRD NTT, Yohanes De Rosari,S.E  

"Saat itu, saya tanya ke Plt. Sekda NTT apakah, tenaga honorer sekitar 15.101 ini dirumahkan atau bagaimana. Jawaban mereka, bahwa semua itu masih ada dalam data base. Bahkan pemerintah juga sudah alokasikan Rp
165 M  untuk adik-adik kita yang sudah didata itu," ujarnya.

Sebelumnya pada Senin 7 November 2022, sejumlah tenaga kerja honorer yang bekerja dilingkup Setda Provinsi NTT mendatangi Komisi I DPRD NTT. Kehadiran mereka untuk menyampaikan aspirasi mengenai rencana pemerintah menghapus tenaga kerja honorer di lingkungan instansi pemerintah.

Baca juga: BMKG: Waspada! Hujan Petir Landa Kota Kupang, NTT Hari ini

Saat itu mereka diterima oleh dua pimpinan Komisi I DPRD NTT, yakni Yohanes De Rosari, S.E dan Ana Waha Kolin, S.H.

Saat itu, para tenaga honorer menyampaikan bahwa kehadiran mereka untuk menyampaikan soal rencana pemerintah menghapus tenaga kerja honorer. Jika rencana itu dilakukan, maka mereka semua akan dihapus dari data tenaga honorer Pemprov NTT.

Menurut mereka, setelah penghapusan itu, mereka yang selama ini bekerja sebagai pengemudi, tenaga kebersihan dan pertamanan dan satuan pengamanan akan direkrut melalui outsourcing.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS


Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved