Berita NTT
KADIN Promosi NTT Dalam Investment Forum B20
Forum B20 menjadi momentum bagi Indonesia untuk menampilkan langkah-langkah reformasi struktural di tengah pandemi.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kamar Dagang dan Industri Provinsi Nusa Tenggara Timur (KADIN NTT) mempromosikan Nusa Tenggara Timur atau NTT dalam Investment forum B20.
Merupakan suatu kesuksesan besar karena dalam Investment Forum B20 yang diseleksi dari KADIN seluruh Provinsi di Indonesia.
NTT termasuk dalam Project KADIN Daerah yang lulus dan ikut dalam Invesment Forum B20 yaitu The New Invesment Paradise in Tanamori Labuan Bajo.
Baca juga: Gubernur NTT Sumbang 100 Juta Buat Pembangunan Gereja Betel Lili Kupang
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Provinsi Nusa Tenggara Timur (KADIN NTT) bersama Ketua KADIN Manggarai Barat dan beberapa Pengurus lainnya Erianto Chang, Haryo Sutanto dan Audilia Agath, menghadiri BloombergNEF.
Bobby Lianto juga menyampaikan pertemuan BloomberNEF di New York April 2022 yakni KADIN NTT melalui PT Timor Bio Energy telah melakukan Investasi di bidang Energy Hijau yaitu membuka Pabrik Bio Massa / Wood Chip di Bolok yang di resmikan oleh Ketum Arsjad Rasjid bersama Pangkostrad dan Danjen Kopasus dalam rangkaian Pelantikan KADIN NTT pada 11 juli 2022.
Hasil pertemuan tersebut adalah saat ini sudah ada 4 unit mesin serta Pabrik co-firing yang baru di Oetuke dan PLTU Bolok telah berhasil menerapkan menggunakan 75 persen co-firing biomassa. Artinya penggunaan batu bara telah berkurang di gantikan dengan WoodChip / Biomassa.
"G20 adalah Government 20 tentu secara langsung Kuta tidak bersentuhan, tetapi kita tentu kontribusinya melalui B20 (Bussiness 20)," ungkap Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Provinsi Nusa Tenggara Timur (KADIN NTT).
Baca juga: Kapolda NTT Kunjungi Kecamatan Nelle Sikka Sekaligus Berbagi Bantuan Sosial
Sementara G20 merupakan forum internasional yang fokus utamanya mengkoordinasi kebijakan di bidang ekonomi dan pembangunan. Forum ini mulai dirintis sejak tahun 1999, sebagai respon terhadap krisis ekonomi dunia pada tahun 1997-1998.
"Di dalam B20 jelas kita punya kontribusinya, kita ikut investment forum, mempromosikan NTT dan kita mendapatkan investor-investor yang masuk hasil dari B20," terangnya.
Disampaikannya pula, G20 dikontribusikan dari B20 tentang. kebutuhan bisnis-bisnis yang nanti dibahas dan disahkan oleh pemerintah dan menjadi sebuah kesepakatan bersama dalam G20.
"Saya pikir, ini pertama kalinya Indonesia melakukan KTT G20 dan juga pertama kalinya KADIN Indonesia ditunjukkan sebagai Presidensi ditunjuk sebagai G20 dan ternyata komentar peserta yang hadir B20 kali ini merupakan salah satu yang terbaik yang pernah dihelat," ungkap Bobby saat dihubungi POS-KUPANG.COM pada Rabu, 16 November 2022.
Dimulai dari jumlah peserta yang hadir dan terlibat yang mengatakan semua puas datang ke Bali, tentu dilanjutkan dengan G20 yang disaksikan melalui media menurutnya sangat bagus tidak mengurangi kekaguman Bobby.
Ia berharap, Indonesia setelah dikenal dunia melalui KTT G20 ini, semakin dikenal sebagai negara berkembang berpengaruh ekonominya terhadap dunia dan ini akan menaikkan tawaran Indonesia di mata dunia.
"Investor akan melihat bahwa Indonesia adalah tempat yang perlu diperhitungkan dan menjadi tempat yang menarik untuk memasukkan investasinya" ujarnya.
Baca juga: Warga Tanam Pisang di Jalan, Anggota DPRD NTT Yohanes Rumat Kritisi Pemprov
Dilansir dari laman resmi b20indonesia2022.org, business 20 atau B20 adalah forum dialog resmi G20 dengan komunitas bisnis global. Sama halnya dengan G20, B20 mulai dirintis sejak tahun 2010.
perlu diketahui, B20 adalah salah satu Kelompok Keterlibatan yang paling menonjol di G20 dan bertugas merumuskan rekomendasi kebijakan tentang isu-isu yang telah ditentukan. Rekomendasi tersebut kemudian disampaikan kepada presidensi G20 saat KTT B20.
Penyelenggaraan puncak B20 2022 dilangsungkan pada 13-14 November 2022 di Bali. Kamar Dagang Indonesia atau KADIN ditunjuk menjadi penyelenggara yang mewakili pemerintah Indonesia pada B20 2022 di Bali.
Dengan kata lain B20 merupakan bagian rangkaian kegiatan KTT G20 di Bali. selain karena peranannya yang memang krusial dalam G20, B20 banyak menarik perhatian masyarakat Indonesia bahkan dunia karena keterlibatan beberapa pesohor dunia seperti Elon Musk CEO Twitter dan aktris Hollywood ternama Anne Hathaway.
Baca juga: Warga Tanam Pisang di Jalan, Anggota DPRD NTT Yohanes Rumat Kritisi Pemprov
Selain Elon Musk dan Anne Hathaway, beberapa CEO perusahaan besar dunia juga turut hadir sebagai pembicara pada forum B20. Berikut nama pembicara pada forum B20:
- Alan Jope selaku CEO Unilever
- Anne Hathaway selaku UN Women Goodwill Ambassador
- Anthony Tan selaku CEO & Co-Founder and Chairman Grab
- Bill Winters selakuGroup CEO Standard Chartered Bank
- Changpeng Zhao selaku CEO Binance
- Christian Gebara selakuCEO Telefonica Brazil
- Datuk Tengku Muhammad Taufik selaku President and Group CEO Petronas
- David Griffin selaku Founder & CEO Sun Cable
- Elon Musk selaku CEO Tesla
- Euisun Chung selaku Executive Chair Hyundai Motor Group (HMIG)
- Erol Kiresepi selaku Chairman & CEO Santa Pharmaceutical
- Johnny C Taylor selakuPresident & CEO of SHRM
- Jon Moore selaku CEO BloombergNEF
- Kathleen L Quirk selaku President Freeport-McMoran
- Maria Fernanda Garza selaku CEO Orestia
- Mark Tucker selaku Group Chairman HSBC Holdings
- Radosław Domagalski-Łabędzki selaku CEO Rafako
- Roy Gori selaku CEO Manulife
- Sanda Ojiambo selaku Assistant Secretary-General and CEO of the UNGC
- Zeynep Bodur Okyay selaku President & CEO of Kale Group
Tema yang diangkat adalah pada B20 adalah “Advancing Innovative, Inclusive, and Collaboration Growth.” tema yang diangkat bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi memberikan keuntungan untuk masyarakat umum.
Baca juga: Senator DPD Dapil NTT Usulkan Enam Bilik Suara pada Pemilu 2024
Selain itu tema yang diusung bertujuan mendorong terciptanya inovasi dalam bisnis-bisnis tradisional, mendukung inklusivitas dan posisi yang setara dalam komunitas bisnis.
Anggota G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa. Negara-negara anggota G20 ini menjadi representasi kurang lebih 60 persen populasi bumi, 75 persen perdagangan global, dan 80 persen PDB dunia.
KTT G20 dihadiri oleh para pemimpin negara anggota G20, seperti Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan PM Jepang Fumio Kishida.
Forum B20 menghasilkan rekomendasi yang saling menguntungkan bagi negara negara anggota G20. Kajian yang dihasilkan oleh forum B20 bertujuan untuk mendorong negara-negara anggota G20 terus berkolaborasi secara berkelanjutan, tidak berhenti saat presidensi G20.
Bagi Indonesia sendiri selaku penyelenggara G20, hasil rekomendasi B20 menjadi sebuah dorongan untuk membangun pertumbuhan perekonomian yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat dalam jangka pendek dan panjang.
Forum B20 menjadi momentum bagi Indonesia untuk menampilkan langkah-langkah reformasi struktural di tengah pandemi.
Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan investor global terhadap iklim berusaha di Indonesia. Sehingga, banyak mitra global yang dapat bekerjasama yang saling menguntungkan dalam rangka membantu percepatan pemulihan ekonomi.
Baca juga: Senator DPD Dapil NTT Usulkan Enam Bilik Suara pada Pemilu 2024
Forum B20 secara keseluruhan memiliki 3 misi utama, yaitu mengupayakan pemulihan dan pertumbuhan yang kolaboratif, mendorong terciptanya ekonomi global
Dalam penyelenggaraan B20 dibentuk Enam Gugus Tugas dan satu Dewan Aksi untuk menyampaikan rekomendasi kebijakan tentang topik yang sudah ditentukan. Berikut adalah Enam Gugus Tugas dan satu Dewan Aksi dalam B20.
1. Perdagangan dan Investasi
2. Energi, Keberlanjutan, dan Iklim
3. Digitalisasi
4. Keuangan dan Infrastruktur
5. Masa Depan Pekerjaan dan Pendidikan
6. Integritas dan Kepatuhan
7. Dewan Aksi Wanita Dalam Bisnis. (dhe)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
