Kamis, 30 April 2026

Berita NTT

KADIN Promosi NTT Dalam Investment Forum B20

Forum B20 menjadi momentum bagi Indonesia untuk menampilkan langkah-langkah reformasi struktural di tengah pandemi.

Tayang:
Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-BOBBY LIANTO
FOTO BERSAMA-Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto berfoto bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto dalam B20 di Nusa Dua Convention Center (NDCC), Bali pada Minggu, 14 November 2022. 

- Erol Kiresepi selaku Chairman & CEO Santa Pharmaceutical

- Johnny C Taylor selakuPresident & CEO of SHRM

- Jon Moore selaku CEO BloombergNEF

- Kathleen L Quirk selaku President Freeport-McMoran

- Maria Fernanda Garza selaku CEO Orestia

- Mark Tucker selaku Group Chairman HSBC Holdings

- Radosław Domagalski-Łabędzki selaku CEO Rafako

- Roy Gori selaku CEO Manulife

- Sanda Ojiambo selaku Assistant Secretary-General and CEO of the UNGC

- Zeynep Bodur Okyay selaku President & CEO of Kale Group

Tema yang diangkat adalah pada B20 adalah “Advancing Innovative, Inclusive, and Collaboration Growth.” tema yang diangkat bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi memberikan keuntungan untuk masyarakat umum.

Baca juga: Senator DPD Dapil NTT Usulkan Enam Bilik Suara pada Pemilu 2024

Selain itu tema yang diusung bertujuan mendorong terciptanya inovasi dalam bisnis-bisnis tradisional, mendukung inklusivitas dan posisi yang setara dalam komunitas bisnis.

Anggota G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa. Negara-negara anggota G20 ini menjadi representasi kurang lebih 60 persen populasi bumi, 75 persen perdagangan global, dan 80 persen PDB dunia. 

KTT G20 dihadiri oleh para pemimpin negara anggota G20, seperti Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan PM Jepang Fumio Kishida.

Forum B20 menghasilkan rekomendasi yang saling menguntungkan bagi negara negara anggota G20. Kajian yang dihasilkan oleh forum B20 bertujuan untuk mendorong negara-negara anggota G20 terus berkolaborasi secara berkelanjutan, tidak berhenti saat presidensi G20. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved