Berita Timor Tengah Utara
DPRD TTU Belajar Tata Kelola Pariwisata di Belu
DPRD TTU bersama dinas terkait merasa penting untuk datang belajar di Kabupaten Belu tentang kiat atau strategi pemerintah
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas
POS KUPANG. COM, ATAMBUA - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten TTU
melakukan studi tiru pengelolaan pariwisata di Kabupaten Belu.
Rombongan DPRD Kabupaten TTU yang dipimpin Ketua DPRD TTU, Yasintus Lape Naif langsung bertemu dengan Sekda Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, M.Si, di Kantor Bupati Belu, Kamis 3 November 2022.
Yasintus mengemukakan, pihaknya melakukan kunjungan ke Kabupaten Belu untuk menggali dan mempelajari tata kelola dan sistem penganggaran untuk sektor pariwisata di Kabupaten Belu yang dapat mendongkrak perekonomian.
Baca juga: Pemkab Belu Tekan Stunting Hingga 13, 7 Persen
Pasalnya, potensi pariwisata dua kabupaten di perbatasan RI-RDTL ini hampir sama namun untuk PAD, Kabupaten Belu masih di atas Kabupaten TTU. PAD Kabupaten TTU sebut Yasintus masih berkisar 56 miliar.
"Terkait pengembangan objek pariwisata di Kabupaten Belu dalam peningkatan PAD, hemat kami antara Kabupaten TTU dan Kabupaten Belu beda-beda tipis, tetapi untuk soal PAD, Kabupaten Belu masih berada di atas kami," kata Yasintus.
Untuk itu, lanjut Yasintus, DPRD TTU bersama dinas terkait merasa penting untuk datang belajar di Kabupaten Belu tentang kiat atau strategi pemerintah dalam mengelola pariwisata, termasuk dengan pengelolaan informasi publik di Dinas Kominfo.
Kami datang ke Belu untuk belajar bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Belu, bagaimana kiat-kiat dalam meningkatkan PAD melalui penggalian sumber daya yang ada di Kabupaten Belu.Begitu juga dengan dinas-dinas lain, termasuk Kominfo. Dalam kunjungan ini kami bersama-sama dengan OPD teknis, mengingat mereka yang akan menjadi eksekutor," ucap Waket Ketua DPRD TTU.
Yasintus menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belu yang bersedia menerima kehadiran rombongan DPRD TTU di Belu.
Baca juga: Video Viral TikTok Aksi Siswa Naik ke Atap Sekolah Diduga Hendak Bunuh Diri
"Semoga dari hasil kunjungan tersebut, kami mendapatkan informasi dan masukan sebagai referensi untuk pembangunan pariwisata di Kabupaten TTU", paparnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, M.Si menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua dan Ketua Komisi II bersama Anggota DPRD Kabupaten TTU yang sudah berkunjung ke wilayah Kabupaten Belu.
Sekda didampingi Kadis PMD Kabupaten Belu, Januaria Nona Alo dan Kadis Pariwisata Kabupaten Belu, Fredrik Bere Mau.
Menurut Sekda Belu, banyak obyek wisata yang bisa dikunjungi rombongan guna melihat secara langsung tata kelola di obyek wisata. Selain itu, rombongan juga bisa berkunjung ke Desa Kabuna sebagai desa yang mendapat penghargaan sebagai desa digital.
Sekda mengungkapkan, Kabupaten Belu dan TTU mesti bersinergi dalam mengembangkan potensi pariwisata khususnya wisata pesisir pantai. Pasalnya potensi sangat besar namun belum dikelola secara optimal.
Baca juga: Wakil Bupati Belu Ingatkan ASN Lingkup Pemda Belu Perihal 7 Sistem dan Etika Birokrasi
Kabupaten Belu dan TTU perlu memikirkan kawasan wisata bahari di sepanjang garis pantai antar kedua wilayah. Kawasan tersebut, tidak hanya memperlancar konektivitas namun juga membangkitkan ekonomi baru dan potensi brand lokal dengan menghadirkan rest area bagi wisatawan.