Berita Malaka

Monumen Nahak Maroe Rai di Malaka Diresmikan Bupati Simon Nahak

Menurutnya, eksistensi Meo Nain Nahak Maroe Rai di Kabupaten Malaka adalah sesuatu yang tak tergantikan. 

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO- Hery Klau
Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH., MH bersama perangkat daerah dan anak cucu Nain Nahak Maroe Rai meresmikan monumen Nain Nahak Maroe Rai di Besikama, pada 29 Oktober 2022. 

Laporan Reporter POS -KUPANG.COM, Nofry Laka

POS-KUPANG.COM, BETUN - Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH., MH meresmikan monumen Nain Nahak Maroe Rai di Desa Besikama, Kecamatan Malaka Barat, sebagai tanda penghormatan. 

Menurutnya, eksistensi Meo Nain Nahak Maroe Rai di Kabupaten Malaka adalah sesuatu yang tak tergantikan. 

"Seluruh warga Malaka mengetahui bahwa Nain Nahak Maroe Rai itu seorang pahlawan di masa penjajahan Belanda yang tampil dengan keberanian dan kebijaksanaan yang sangat besar. Atas semuanya itu, wajib kita kenang dan kita teladani," jawab Bupati Simon Nahak kepada Pos Kupang di Betun, Senin 31 Oktober 2022 membenarkan hal tersebut. 

Baca juga: Pilkades Serentak di Malaka, Agustina Babu Daftarkan Diri di Momen Hari Sumpah Pemuda 

Dikatakannya, ini artinya semboyan Founding Fathers, sang Proklamator Indonesia Bung Karno tetap hidup, bahwa hanya bangsa yang besarlah yang menghargai jasa para pahlawannya. Sebagai generasi penerus bangsa, harus bisa meneladani semangat dan nilai kepahlawanan yang sudah ditunjukkan dan diwariskannya. 

"Sehingga semboyan Bung Karno sentiasa terus hidup dan tumbuh pada setiap generasi untuk mengenang jasa para pahlawannya," ucapnya. 

Ia memberi apresiasi untuk anak cucu dan keturunan Nain Nahak Maroe Rai, yang sudah berjuang untuk menghadirkan kembali spirit yang sudah ditunjukkannya kepada rakyat. 

"Sebagai anak cucu dari Meo Nain Nahak Maroe Rai yang sudah berjuang untuk menghadirkan kembali nama besar salah satu pahlawan rai Malaka ini, kita patut beri apresiasi yang tinggi. Karena memang sejarah menggarisbawahi itu, walau di sana sini masih ada pertentangan dan perbedaan," jelas Bupati Malaka yang berprofesi pengacara ini.

Baca juga: Tahun 2023 Gedung DPRD Malaka Siap Ditempati 

Bupati Malaka yang berpasangan dengan Wakil Bupati Kim Taolin ini lantas menitipkan pesan kepada anak cucu untuk menjaga monumen yang baru saja diresmikan dan ditandatangani pada 29 Oktober 2022 lalu itu. 

"Jaga dan pelihara monumen ini. Suatu saat akan menjadi destinasi wisata bagi generasi bangsa, yang ingin menggali sejarah kepahlawanan Meo Nain Nahak Maroe Rai. Bangun kolaborasi dengan pemerintah untuk maksud mulia yang digulirkan ini," harap ayah 3 anak tersebut. 

Bahkan, Bupati Simon Nahak yang pernah menjadi Konsultan Hukum Gubernur Bali ini meminta kepada anak cucu dan keturunan Meo Nain Nahak Maroe Rai untuk menggali lagi dokumen-dokumen yang berkaitan dengan sejarah perjuangan pahlawan Malaka itu pada zaman perang. 

"Kumpulkan dokumen yang berhubungan dengan Nain Nahak Maroe Rai yang ada di Indonesia maupun literatur yang tercecer hingga ke luar negeri, sehingga menjadi sebuah dokumen atau buku yang bisa diajarkan di sekolah-sekolah dan disimpan di perpustakaan," pinta Bupati yang karib disapa SN ini.

Sebelum dilakukan penandatanganan prasasti, kata Bupati Simon bahwa acara peresmian tersebut didahului dengan ritual adat secara hikmat dan teratur oleh anak cucu dan disaksikan Bupati Malaka, Pimpinan Perangkat Daerah dan warga setempat. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved