Sidang Kasus Astri Lael

Sidang Kasus Astri Lael, JPU Mendakwa Ira Ua Dengan Pasal Berlapis 

terdakwa ikut merampas nyawa orang lain yakni dengan memberi atau menjanjikan sesuatu dengan menyalahgunakan kekuasaan atau martabat dengan kekerasan

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
TERDAKWA - Terdakwa kasus pembunuhan Astri Manafe dan Lael Maccabee, Irawaty Astana Dewi Ua alias Ira Ua sesaat sebelum meninggalkan ruang sidang Pengadilan Negeri Kupang Kelas 1 A, Kamis 20 Oktober 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Terdakwa kasus pembunuhan Astri Manafe dan Lael Maccabee, Irawaty Astana Dewi Ua alias Ira Ua didakwa dengan Pasal berlapis oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terdakwa Ira Ua didakwa dengan Pasal 340 KUHPidana Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-2 KUHPidana dan dakwaan subsidair  Pasal 338KUHPidana Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-2 KUHPidana dan Pasal 80 Ayat (4) Jo. Pasal 76C UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-2 KUHPidana.

Dakwaan ini dibacakan JPU dalam sidang perdana yang berlangsung di Pengadilan Negeri Kelas IA Kupang, Kamis 20 Oktober 2022.

Sidang dipimpin Majelis Hakim Ketua, Derman P. Nababan, S.H, M.H didampingi empat anggota yakni, Sarlota Marselina Suek, S.H, 
Consilia  Ina L Palang Ama, S.H, Florence Katerina S.H,M.H dan Sisera S. Nenohaifeto,S.H. Terdakwa Ira Ua didampingi Penasihat Hukum, Ali Antonius,S.H,M.H dan tim.

Dalam dakwaan yang dibacakan JPU Herman R Deta mengatakan terdakwa ikut merampas nyawa orang lain, yakni dengan memberi atau menjanjikan sesuatu, dengan menyalahgunakan kekuasaan atau martabat, dengan kekerasan, ancaman atau penyesatan, atau dengan memberi kesempatan, sarana atau keterangan, sengaja menganjurkan orang lain supaya melakukan perbuatan dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain.

Baca juga: Kejati NTT Perpanjang Masa Tahanan Ira Ua

JPU mengatakan,  sejak bulan Mei 2021 mengetahui  terjadinya perselingkuhan antara  Randy Suhardy Badjideh alias Randy dengan korban Astri Evita Seprini Manafe alias Ate dan dalam hubungan perselingkuhan tersebut korban  hamil dan pada tanggal 21 Oktober 2020 melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Lael Maccabee.

 Setelah terdakwa mengetahui adanya perselingkuhan tersebut dan memiliki seorang anak, maka sering terjadi keributan/percekcokan antara terdakwa dengan suaminya Randy Badjideh.

JPU merincikan, pada saat terjadi keributan/percekcokan tersebut, terdakwa selalu mengucapkan kata-kata “Selama Astri dan Lael masih ada, saya hidup tidak akan tenang”, kemudian dijawab oleh Randy dengan mengatakan,“Oh kalau begitu, saya pergi bunuh mereka saja ko?”.

Bahkan, selain itu terdakwa juga pernah menyampaikan kepada Susanti Mansula alias Santi bahwa “Sonde bisa sayang, kecuali itu anak dan Ate sonde ada baru beta bisa tenang”, sehingga perkataan terdakwa tersebut memicu Randy untuk melakukan perbuatan menghilangkan nyawa korban Astri dan Lael.

Kemudian  27 Agustus 2021 Randy membuka blokir nomor telepon genggam (Handphone) korban dan Archa menjemput korban dan Lael  di rumahnya, karena sebelumnya korban mengirim pesan WhatsApp kepada Astrid Olivia Rasaiyu,S.Hut alias Lia alias Archa untuk menjemputnya dan mengantarkannya ke rumah keluarganya di Jalan Nangka Kota Kupang.

Baca juga: Kasus Astri dan Lael, Pelimpahan Berkas dan Tersangka Ira Ua Tanpa Didampingi Kuasa Hukum

Sedangkan  Archa saat itu bertujuan pergi ke kos Bayu Irianto alias Bayu dan kemudian dalam perjalanan, korban  menyampaikan kepada Archa bahwa ia ingin ikut ke kosnya Bayu sehingga mereka menuju ke kosnya Bayu yang beralamat di belakang Pasar Oebobo Kota Kupang. 

Setibanya mereka disana bertemu dengan Bayu dan mereka duduk-duduk sambil mengobrol, tidak lama kemudian Bayu keluar meninggalkan kosnya.

Sekitar pukul 20.24 Wita korban Ate mendapat telepon dari RANDY kemudian Astri dan Lael keluar dari kos Bayu dan  menuju pertigaan jalan samping Pasar Oebobo dan di sana Randy sudah menunggu di dalam mobil Toyota Rush,lalu korban dan anaknya masuk dan mereka mulai melakukan perjalanan hingga akhirnya terjadi pembunuhan di Taman Hollywood pada Sabtu 29 Agustus 2021.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved