Kasus Astri dan Lael

Kasus Astri dan Lael, Pelimpahan Berkas dan Tersangka Ira Ua Tanpa Didampingi Kuasa Hukum

Saat pelimpahan tersebut, tampak tersangka Ira Ua tidak didampingi kuasa hukumnya, dan hanya ditemani oleh para penyidik kepolisian

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
DIGIRING - Tersangka Ira Ua saat digiring penyidik kepolisian ke mobil tahanan berkenaan dengan agenda pelimpahan berkas dan tersangka ke Kantor Kejaksaan Negeri Kupang, Selasa 20 September 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Penyidik Ditreskrimum Polda NTT melimpahkan berkas dan tersangka Irawaty Astana Dewi Ua alias Ira Ua beserta barang buktinya ke Kejaksaan Negeri Kupang, Selasa 20 September 2022.

Saat pelimpahan tersebut, tampak tersangka Ira Ua tidak didampingi kuasa hukumnya, dan hanya ditemani oleh para penyidik kepolisian.

Tersangka Ira Ua tiba di Kantor Kejari sekitar pukul 13.20 Wita, kemudian langsung dibawa ke dalam ruangan Seksi Pidana Umum untuk pelimpahan tersangka beserta barang buktinya.

Sekitar dua jam Ira Ua berada di dalam ruangan Seksi Pidana Umum, barulah Ira digiring oleh Kejaksaan dengan menggunakan kendaraan mobil menuju Lapas Wanita Kelas IIA Kupang untuk ditahan selama 20 hari kedepan.

Kepada POS-KUPANG.COM, Kajari Kota Kupang Banua Purba mengatakan bahwa pelimpahan tersangka Ira Ua dilakukan setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap (P-21).

Menurut Banua Purba terhadap kasus tersebut, Ira tidak berperan secara langsung, namun perbuatannya yang dinilai melanjutkan perbuatan tersangka Randy yang mengakibatkan kematian Astri Manafe dan Lael Maccabee.

Terhadap potensi tersangka baru, Banua Purba enggan menjawab dan meminta agar menunggu fakta persidangan nanti.

Baca juga: Polisi Ungkap peran Tersangka Ira Ua dalam Kasus Kematian Astri Manafe dan Lael

"Semuanya tunggu fakta persidangan saja, dan untuk persidangannya terbuka untuk umum," ungkap Banua.

Terhadap tersangka Ira Ua dijerat Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP Junto Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal pidana penjara seumur hidup. (CR14)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved