Berita Ende

Angka Stunting Turun Hingga 8,9 Persen, Bupati Ende Djafar Achmad: Saya Senang Sekali

angka prevalensi stunting di Provinsi NTT sebesar 37,8 persen dengan target tahun 2024 bisa turun menjadi 20,53 persen.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
PERTEMUAN - Bupati Ende, Djafar Achmad memberikan sambutan pada kegiatan pertemuan TPPS tingkat Kabupaten di Aula Bina Kerahiman Ende, Rabu 12 Oktober 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, ENDE - Bupati Ende, Djafar Achmad, menyatakan kegembiraannya terkait dengan penurunan angka stunting Hingga 8,9 Persen

Ungkapan kegembiraan Bupati Ende, Djafar Achmad, terkait dengan kinerja kinerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) baik yang ada di tingkat kecamatan maupun di tingkat kabupaten.

Menurut Bupati Ende, Djafar Achmad, pasalnya TPPS telah melakukan kerja-kerja secara maksimal dalam rangka penurunan angka stunting di Kabupaten Ende sehingga terus mengalami penurunan.

Baca juga: Rumah Gurita di Kecamatan Ndori Ende Kembali Dibuka Setelah Tiga Bulan Ditutup Masyarakat

Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dirilis pada akhir Desember 2021 lalu, angka prevalensi stunting di Provinsi NTT sebesar 37,8 persen dengan target tahun 2024 bisa turun menjadi 20,53 persen.

Dari data tersebut, angka prevalensi stunting di Kabupaten Ende sebesar 27,2 persen dengan target prevelensi stunting di dalam perubahan RPJMD 2019-2024 sebesar 6,8 persen pada tahun 2024 mendatang.

Sementara itu, dari data ePPGBM Kabupaten Ende diperoleh gambaran bahwa terjadi penurunan angka balita stunting hasil dari kegiatan pengukuran dan penimbangan pada bulan Februari 2022 yang sebesar 12,7 persen turun menjadi 8,9 persen pada pengukuran dan penimbangan yang dilakukan bulan Agustus 2022.

"Saya senang sekali karena tercatat angka stunting kita terus menurun. Ini berarti bahwa kalau kita bekerja sama dan sama-sama bekerja, dan tidak ego sektoral maka angka stunting kita terus menurun. Ini juga berarti bahwa kerja sama kita selama ini bagus," ungkap Bupati Djafar pada kegiatan pertemuan TPPS tingkat kabupaten di Aula Bina Kerahiman Ende, Rabu 12 Oktober 2022.

Baca juga: Kasus Penyebaran Foto Bugil di Ende Dinyatakan P21, Polres Ende Serahkan Tersangka dan Barang Bukti

Kedepannya, kata Bupati Djafar, pemerintah daerah Kabupaten Ende menargetkan angka stunting di daerah tersebut terus mengalami penurunan hingga mencapai 5,19 persen pada pengukuran dan penimbangan berikutnya.

"Kalau kita optimis saya yakin prevelensi stunting kita bisa turun sampai 5,19 persen. Kenapa saya optimis, karena anggaran penanganan stunting tahun 2023 lebih besar jika dibandingkan dengan tahun 2022. Di Dinas Kesehatan saja 10 miliar, belum di dinas lainnya," ujarnya.

Ia berharap, kegiatan pertemuan bersama tersebut berdampak pada komitmen bersama untuk menurunkan angka stunting sehingga sampai pada upaya menuju Kabupaten Ende bebas stunting dapat terjawab.

"Memang kerja dan upaya kita tidak mudah, tetapi apabila kita mau bekerja secara bersama-sama dan hilangkan ego sektoral, maka semua persoalan dapat diatasi," ujarnya.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Kegiatan Pertemuan TPPS Tingkat Kabupaten Ende, dr. Heni Ratnawati mengagakan bahwa, tujuan kegiatan tersebut penggerakan dan penguatan koordinasi dengan pendekatan multi sektor dan multi pihak sesuai melalui TPPS Kabupaten sesuai dengan tugas dan kewenangan yang diemban masing-masing.

Baca juga: Ketua Nasdem Ende Erik Rede Sebut Capres Anies Baswedan Sesuai Keputusan Rakernas

Selain itu, tujuan khusus dari pertemuan itu untuk meningkatkan pemahaman dan menegaskan kembali tentang mekanisme tata kerja TPPS, penguatan kembali komitmen dari masing-masing TPPS, dan penguatan koordinasi dan kerjasama dalam pelaksanaan tugas TPPS.

Ia menegaskan, dengan adanya pertemuan bersama tersebut, ada optimalisasi kinerja TPPS Kabupaten, masing-masing anggota TPPS dapat memahami tugas dan peran, serta adanya peluang implementasi Orang Tua Peduli Stunting (OTPS) atau Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) sebagai bentuk aksi nyata.

Untuk diketahui, peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut sebanyak 38 orang yang merupakan anggota tim pengarah dan tim pelaksana TPPS Kabupaten Ende dibawah technical assistant Satgas Stunting. (tom)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved