Berita Nasional

Ferdy Sambo Tak akan Dihukum Berat, Gayus Lumbuun Beberkan 4 Kemungkinan Putusan Hakim

Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri tak akan dihukuman berat oleh hakim yang menyidangkan perkara pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
4 KEMUNGKINAN - Gayus Lumbuun mengungkapkan 4 kemungkinan terkait hukuman yang akan dijatuhkan terhadap tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Nofryansah Yosua Hutabarat. Salah satunya, adalah mantan Kadiv Propam Polri itu tak akan dijatuhkan hukuman mati. 

POS-KUPANG.COM - Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri, tak akan mungkin dijatuhkan hukuman berat oleh hakim yang menyidangkan perkara kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Nofryansah Yosua Hutabarat.

Hal tersebut diungkapkan Mantan Hakim Agung, Gayus Lumbuun. Ia bahkan membeberkan empat kemungkinan atas putusan hakimn terhadap kasus yang menyedot perhatian publik itu.

Dalam pernyataannya, Gayus Lumbuun mengungkapkan 4 kemungkinan yang akan dilakukan Majelis Hakim dalam memutuskan perkara pembunuhan terhadap Brigadir Yosua.

Kemungkinan pertama, kata Gayus Lumbuun, adalah hakim yang menyidangkan kasus tersangka Ferdy Sambo, tak akan mungkin menjatuhkan hukuman pidana mati terhadap pelaku utama pembunuhan tersebut.

Baca juga: Ferdy Sambo Cs Disidangkan di PN Jakarta Selatan, Wahyu Iman Santosa Jadi Ketua Majelis Hakim

Kemungkinan kedua, lanjut dia, adalah hakim hanya akan menjatuhkan sanksi hukum pada Ferdy Sambo berupa hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.

Artinya, Ferdy Sambo tidak akan dihukum dengan hukuman seberat-beratnya.

Kemungkinan ketiga, kata Gayus Lumbuun, yakni hakim tak akan berpikir untuk menghukum berat Ferdy Sambo.

Pasalnya, beratnya hukuman yang diberikan hakim kepada Suami Putri Candrawathi, tergantung pada konstruksi perkara yang tertuang dalam surat dakwaan.

Hal itu disesuaikan pula dengan kelengkapan barang bukti, kesesuaian keterangan saksi-saksi, hingga pembuktian dalam persidangan.

Sedangkan kemungkinan keempat, kata Hayus Lumbuun, sebagaimana dikutip dari Kompas.com, adalah hakim senantiasa menggunakan legal justice. Keadilan hukum tersebut digunakan pada semua pihak.

"Jadi, sangat tergantung pada penyidikan yang menjadikan dakwaan jaksa dan dakwaan itu akan menjadikan putusan hukuman hakim."

"Nah, kira-kira ini rangkaian proses hukum dari perjalanan perkara ini,” ujar Gayus Lumbuun yang juga Mantan Hakim Agung itu.

Baca juga: Suparji Ahmad Sebut Kasus Ferdy Sambo Rumit, Berharap Terdakwa Tak Cabut Keterangan Saat Sidang

Gayus berujar, proses persidangan Ferdy Sambo dan tersangka lainnya, masih berada di tingkat pertama.

Jika penanganan kasus di tingkat pertama ini telah dilakukan, lanjut dia, maka nanti akan ada upaya hukum lain atau setelah ada putusan di pengadilan negeri.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved