Berita Sikka

WTM Sikka Desak Polisi Kehutanan Usut Tuntas Kasus Perambahan Hutan Lindung di Natakoli Sikka 

hasil operasi Polisi hutan Kabupaten Sikka, tanggal 29 Oktober 2022 lalu, menjadi pintu masuk membongkar perambahan hutan lindung di Desa Natakoli

Editor: Edi Hayong
TRIBUNFLORES.COM/ARNOLD WELIANTO
AMANKAN - Polisi Kehutanan Kabupaten Sikka mengamankan barang bukti kayu yang ditebang oknum warga Desa Natakoli di wilayah kawasan hutan lindung Egon Ilin Medo di Desa Natakoli Kecamatan Mapitara Kabupaten Sikka, Kamis, 29 September 2022 pagi. 

 Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto 

POS-KUPANG.COM, MAUMERE- Wahana Tani Mandiri Sikka mendesak pihak UPT Kesatuan Pengelola Hutan Sikka untuk mengusut tuntas kasus perambahan hutan lindung di Desa Natakoli, Kecamatan Mapitara Kabupaten Sikka.

Hal disampaikan Direktur Wahana Tani Mandiri Sikka Carolus Winfridus Ceupung di Maumere, Rabu 5 Oktober 2022.

Dikatakan Carolus,  WTM Sikka menilai hasil operasi Polisi hutan Kabupaten Sikka, tanggal 29 Oktober 2022 lalu, menjadi pintu masuk membongkar perambahan hutan lindung di Desa Natakoli secara tuntas.

Karena tak ada alasan apapun hutan lindungan dirambah.

"Sudah sering terjadi dan dampaknya adalah banyak mata air yang debitnya menurun bahkan kering. Untuk itu, kasus ini harus diusut tuntas. Pihak kehutanan harus serius mengusut agar tidak lagi terulang. Karena hal ini sudah berulang kali terjadi dan mungkin saja ada banyak kejadian yang luput dari pengamatan UPT KPH Sikka," katanya.

Baca juga: Polisi Kehutanan Sikka Tangkap Terduga Pelaku Penebangan Kayu di Kawasan Hutan Lindung

Mantan Direktur WALHI NTT ini meminta agar exploitasi hutan harus dihentikan baik legal ataupun Ilegal logging.

Menurutnya, banyak legal logging yang dilakukan disekitar kawasan hutan lindung dan disekitar mata air di Kabupaten Sikka justru mengurangi daya dukung alam.

"Pada prinsipnya penebangan pohon baik yang tidak legal maupun yang legal sama sama merusak," ujarnya.

Ditambahkan, WTM Sikka menilai, hutan lindung Egon Ilin Medo di Desa Natakoli, Kecamatan Mapitara, Kabupaten Sikka harus diselamatkan dari berbagai aktifitas ilegal.

Sehingga tidak berdampak serius terhadap kelangsungan lingkungan hidup, keselamatan satwa, serta kebutuhan primer warga, seperti mendapatkan air yang berkualitas.

Baca juga: Kebakaran Hutan Lindung di Egon Ilinmedo Sikka, Kepala UPT PKH Sampaikan Terima Kasih Polisi-TNI

"Kasus penebangan dilakukan dalam kawasan hutan yang berfungsi untuk penataan air. Penebangan yang terjadi justru akan merusak tata air yang ada. Kalau melihat kondisi lokasi adalah di Natakoli, dimana ketersediaan air yang terbatas. Penebangan di Natakoli ini bukan baru pertama, sudah sering terjadi dan dampaknya adalah banyak mata air yang debitnya menurun bahkan kering," katanya.

Menurutnya kondisi ini akan berdampak terhadap terjadinya bencana ekologi, seperti banjir bandang, dan longsor. Kondisi ini diperparah kembali dengan terjadi perambahan hutan lindung di daerah hulu wilayah sungai.

"Seriuskah UPT KPH mengusut kasus ini ?" tanyanya dengan nada sinis.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved