Polisi Tembak Warga Belu

Polisi Tembak Warga Belu: Jenazah Korban Disemayamkan di Luar Rumah, Keluarga Mulai Datang Melayat

Keluarga mulai berdatangan melayat ke rumah duka yang berada di Dusun Lalosuk, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. 

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
MELAYAT - Ketua Komisi III DPRD Belu, Benedictus Manek datang melayat ke rumah duka, Rabu 28 September 2022. Keluarga mulai melayat di rumah duka yang jenazah korban disemayamkan di luar rumah duka. 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA - Aksi polisi tembak warga Belu yang mengakibatkan kematian Gerson Yaris Lau (18),  jenazah korban disemayamkan di luar rumah duka di Dusun Lalosuk, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu.  

Penempatan Jenazah Gerson Yaris Lau (18) yang disemayamkan di luar rumah ini sesuai dengan tradisi adat setempat yang dinilai kematian korban tidak wajar. 

Pantauan POS-KUPANG.COM, di rumha duka, tenda tempat jenazah korban dihiasi dengan baik. Orang tua dan keluarga duduk menghadap ke arah jenazah.

Baca juga: Polisi Tembak Warga Belu, Fosmab Kupang Kutuk Keras Aksi Pelaku

Keluarga mulai berdatangan melayat ke rumah duka yang berada di Dusun Lalosuk, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu

Tampak Ketua Komisi III DPRD Belu, Benedictus Manek datang melayat ke rumah duka. Politisi Partai Nasdem ini memberikan peneguhan kepada orang tua korban. 

Gerson adalah anak ke empat dari enam bersaudara dari pasangan Lambertus Lau dan Yuliana Aek. 

Kapolres Belu, AKBP Yosep Krisbiyanto, S. I. K mengatakan, Gerson adalah tersangka kasus penganiayaan yang selama ini dalam pengejaran polisi (buron). 

Baca juga: Polisi Tembak Warga Belu, Kapolres Belu Peluk Ibu Kandung Korban: Kami Siap Bertanggungjawab

Meski korban adalah tersangka kasus penganiyaan, Kapolres siap bertanggungjawab semua kejadian itu, baik secara hukum maupun secara kekeluargaan. Kapolres juga bertanggung jawab mulai dari proses di rumah sakit sampai dengan selesai penguburan.

Kapolres sudah menyampaikan niat baik itu kepada ibu kandung korban dan ibu kandungnya menerima niat baik dari Kapolres Belu. 

"Sebagai manusia kita pasti memiliki rasa seperti itu. Apapun yang terjadi, yah itulah tanggung jawab kita. Mulai dari sekarang sampai dengan selesai penguburan kita akan bertanggung jawab. Saya sudah sampaikan kepada ibu kandungnya", ungkapnya. (jen).

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved