Berita Kupang

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Dinas Dikbud Kota Kupang Sudah Usulkan Pembayaran TPP

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang atau Dinas Dikbud Kota Kupang sudah mengusulkan pembayaran TPP bagi para guru di Kota

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Drs. Dumuliahi Djami,M.Si 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG  - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang atau Dinas Dikbud Kota Kupang sudah mengusulkan pembayaran TPP bagi para guru di Kota Kupang. Proses untuk pembayaran sementara dilakukan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Dikbud Kota Kupang Drs. Dumuliahi Djami,M.Si Selasa 20 September 2022.

Menurut Kepala Dinas Dikbud Kota Kupang Dumuliahi, dalam DPA  tahun 2021, dana yang disiapkan yakni bagi  guru bersertifikasi dan pengawas sebesar Rp 600.000.

Sementara dengan adanya Perwali No 22 Tahun 2022 maka besaran dana TPP menjadi Rp 1.350.000 per bulan bagi guru sertifikasi, sementara untuk guru non sertifikasi besaran TPP Rp 1.750.000. "Ini tidak bermasalah dan yang bermasalah itu adalah besaran dana yang Rp 600.000 karena dalam Perwali itu Rp. 1.350.000.

Saat ini kata Kepala Dinas Dikbud Kota Kupang kami sedang usulkan dan yang lalu itu selama 12 bulan dengan anggaran Rp 28 M," katanya.

Dikatakan Kepala Dinas Dikbud Kota Kupang , karena yang belum dibayar itu selama delapan bulan, maka anggaran Rp 28 M itu bisa digunakan untuk membayar TPP.

"Semua pegawai di Kota Kupang akan mendapatkan pembayaran TPP selama delapan bulan. Kalau dengan perhitungan delapan bulan maka Rp 28 M itu cukup untuk membiayai sesuai Perwali No 22 Tahun 2022," ujar Kepala Dinas Dikbud Kota Kupang 

Dumuliahi mengharapkan, kondisi tersebut bisa dimengerti oleh para guru bersertifikasi.

"Ini dapat dimengerti oleh kawan-kawan guru yang bersertifikasi. Sehingga saat ini kita bisa Usulkan 600.000, tapi jika disetujui DPRD pada perubahan maka kita akan bayar rapelan.

Nah, dengan adanya proses keuangan ini tidak serta-merta karena tanpa persetujuan DPRD Kota Kupang," ujarnya.(*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kota Kupang Dumuliahi Djami
Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kota Kupang Dumuliahi Djami (foto/irfan hoi)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved