Polisi Tembak Polisi

Kata-kata Brigadir J Detik-detik Terakhir Sebelum Ditembak Diungkap Bripka RR : Seperti Kebingungan

Kekejaman Irjen Ferdy Sambo mulai dingkap mantan ajudan , Bripka RR. Sang jenderal sempat memerintahkan Brigadir J untuk berjongkok.

Editor: Alfred Dama
POS-KUPANG.COM
CABUT KETERANGAN - Bripka RR, salah satu tersangka kasus pembunuhan Brigadir J kini mencabut keterangannya. Ia tak mau menuruti skenario Ferdy Sambo setelah mendengar nasihat sang istri. 

Brigadir J spontan mundur dan melindungi diri dengan mengatupkan kedua tangannya di dada.

Menurut Bripka RR, Brigadir J sempat melontarkan kata-kata kebingungan sebelum akhirnya ditembak oleh Bharada E.

"Tetapi Yosua tidak mau dan mundur untuk mengangkat kedua tangan di depan dada untuk melindungi diri, sambil berkata 'Eh, ada apa ini?'," tutur Erman.

Baca juga: Anak Buah Ferdi Sambo Berbalik Melawan Bos, Bripka RR Siap Susul Bharada E Jadi Justice Collaborator

"Lalu RE menembakkan ke arah dada Yosua menggunakan senjata miliknya.

Sampai Yosua jatuh tertelungkup di dekat tangga di depan kamar mandi," tandasnya.

Seperti yang diketahui, lima tersangka telah ditetapkan dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Mereka adalah, Ferdy Sambo dan sang istri, Putri Candrawathi, Bharada E, Bripka RR, serta Kuat Ma'ruf.*

Berita lain terkait Polisi Tembak Polisi

Baca berita lain di Pos Kupang.com KLIK di GOOGLE.NEWS

Sebagian artikel ini sudah tayang di Sosok.Grid.ID berjudul: Kelabakan Digertak Ferdy Sambo, Kata-kata Terakhir Brigadir J Sebelum Tewas Ditembak Dibongkar Bripka RR 

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved