Berita NTT

Gubenur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat : Tanam Sorgum dan Jagung Antisipasi Krisis Pangan Dunia 

Gubenur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menyebut bahaya krisis pangan dunia mulai mengintai. Presiden Jokowi, menurut Viktor, telah mengingatkan dan men

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/HO-DOK.HUMAS NTT
RAPAT KERJA - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat memanen tanaman holtikultura di Kabupaten Flores Timur. Sabtu 10 September 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Gubenur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menyebut bahaya krisis pangan dunia mulai mengintai. Presiden Jokowi, menurut Viktor, telah mengingatkan dan mengarahkan agar mulai ada persiapan. 

"Kita di NTT bersyukur mempunyai Presiden yang jauh hari sebelum bahaya krisis pangan dunia mulai, beliau telah mengingatkan dan mempersiapkan kita. Nusa Tenggara Timur adalah salah satu Provinsi yang mendapat perhatian serius dari Bapak Presiden Joko Widodo," kata Viktor di Kecamatan Ile Boleng, Flores Timur, Sabtu 10 September 2022. 

Dalam rapat kerja bersama Camat, Kepala Desa, dan Lurah Se-Kabupaten Flores Timur di Pantai Wisata Ina Burak, Desa Nihaone Kecamatan Ile Boleng, Gubenur Viktor Bungtilu Laiskodat mengenaskan langkah tersebut.

Baca juga: Gubernur NTT Tekankan Perlu Kolaborasi Antara Pemerintah, Dunia Usaha dan Bidang Perindustrian 

 Gubenur Viktor Bungtilu Laiskodat mengulang perintah Presiden Jokowi untuk mengantisipasi ancamam kelaparan akibat ketidakmampuan mengelola sumber daya yang ada. 

Karena itu, perintah presiden adalah mempersiapkan pangan secara baik dan terfokus, untuk memastikan saat krisis pangan dunia itu datang, Indonesia akan baik-baik saja.

Gubenur Viktor Bungtilu Laiskodat mebegaskan, Flores Timur itu adalah salah satu Kabupaten yang punya harapan besar  untuk menyelamatkan NTT. Angka kemiskinannya saat ini berada di 11 persen, dan kalau bekerja dengan sungguh-sungguh, maka angka itu bisa turun hingga angka 5 persen. 

Dana desa harus dialokasikan untuk program pemberdayaan masyarakat yang susah untuk mereka hidup mandiri guna meningkatkan ekonomi mereka.
Perintah bapak Presiden agar Gubernur melakukan konsolidasi bersama Bupati, Camat, Lurah, Forkopimda dan SKPD yang pertama adalah memastikan berapa banyak hektar lahan di daerah yang perlu ditanam Sorgum," ujar  Gubenur Viktor Bungtilu Laiskodat

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, terkait benih dan pupuk akan disiapkan Pemerintah, sedangkan lahan disiapkan masyarakat. Selain Sumba, ia ingin kabupaten utama penggerak sorgum itu adalah Flores Timur karena sorgum bukan hal baru di Flores Timur. 

Selain arahan untuk tanam sorgum, perintah Presiden Jokowi juga mengenai penanaman jagung. Selama ini, Indonesia masih tergantung dengan impor jagung. Dengan kondisi krisis pangan tahun depan, negara-negara dimungkinkan tidak lagi mengeskpor jagung ke Indonesia. 

"Perintah tambahan Gubernur adalah Kelor, karena bapak Presiden akan mengumumkan untuk mempergunakan kelor bagi ibu hamil dan menyusui di seluruh Indonesia, dan kita saat ini belum mampu untuk menyuplai kebutuhan negara ini. Karena itu saya ingin Adonara, Solor dan Flores Timur daratan menjadi sentra utama pemasok kelor kedepannya," jelas dia.  

Tanaman kelor ini menurutnya bisa tumbuh dimana saja. Untuk itu perlu kerja tertata dan terorganisir untuk melaksanakan penanaman. Kalaupun berjalan baik, Viktor meminta agar dikonfirmasi agar disiapkan alat pengering dan pengelolaan agar dibuat menjadi tepung. 

Ia memberi waktu dalam sepekan untuk mendapat laporan perencanaan teknis lengkap mengenai perintah demikian. Kebutuhan lahan, pupuk, benih dan pelibatan penduduk menjadi indikator penyusunan rencana tersebut. 

Minimal, lanjut Viktor, tahun depan Flores Timur harus bisa melaksanakan panen jagung dengan luas 15.000 Ha, Sorgum 15.000 Ha dan Kelor 100.000 Ha. (Fan)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

RAPAT KERJA - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat memanen tanaman holtikultura di Kabupaten Flores Timur. Sabtu 10 September 2022.
RAPAT KERJA - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat memanen tanaman holtikultura di Kabupaten Flores Timur. Sabtu 10 September 2022. (POS-KUPANG.COM/HO-DOK.HUMAS NTT)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved