Kenaikan Harga BBM

Buntut Kenaikan Harga BBM, Buruh Ikutan Minta Kenaikan Upah Minimum 13 Persen

Tidak hanya berdampak pada tuntutan kenaikan tarif angkutan umum, serikat pekerja atau buruh pun menuntut kenaikan upah sebesar 13 persen. 

Editor: Agustinus Sape
TribunJakarta.com/Pebby Adhe Liana
DEMO MAHASISWA - Massa pendemo elemen mahasiswa menerobos pembatas kawat berduri yang dipasang polisi dalam aksi demo di Patung Kuda Jakarta Pusat, Senin 12 September 2022. Mereka memprotes kenaikan harga BBM yang telah diberlakukan Pemerintah sejak pekan lalu. 

Akibat aksi tersebut, arus lalu lintas di kawasan Kantor DPRD Kudus tersendat. Jajaran Satlantas Polres Kudus terpaksa melakukan rekayasa lalu lintas guna menghindari pengunjukrasa.

Demo Sopir Taksi Online dan Gojek

Di tempat lain di Jakarta, ratusan sopir taksi online menggelar demonstrasi di depan Kantor Gojek di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin 12 September 2022.

Dalam tuntutannya, massa aksi meminta penyesuaian tarif setelah kenaikan harga BBM bersubsidi.

Massa aksi juga meminta pihak Gojek selaku aplikator tidak melupakan sejarah.

"Jangan lupakan sejarah. Kami yang berdarah-darah menegakkan bendera kalian di Indonesia. Kami yang berantem di jalanan demi kalian," kata seorang orator dari atas mobil komando.

Menurut massa, para sopir taksi online memiliki peran penting dalam membesarkan Gojek hingga saat ini.

"Anda besar, tapi kami juga ikut membesarkan Anda. Saya ingat, pertama kali kantor Gojek di ruko, sekarang kalian punya kantor yang megah," ujar orator.

Dalam demo tersebut, massa aksi meminta perwakilan Gojek menemui mereka dan memberikan penjelasan terkait tuntutan yang disampaikan dalam unjuk rasa hari ini.

Sekitar pukul 14.20 WIB, seorang perwakilan dari Gojek terlihat menemui massa aksi.

Perwakilan Gojek itu kemudian naik ke atas mobil komando dan diminta untuk memperkenalkan diri.

"Saya dari Gojek perwakilan regional Jabodetabek," kata perwakilan Gojek tersebut lewat pengeras suara dari mobil komando.

"Bapak punya wewenang nggak buat tanda tangan tuntutan kami?" tanya massa aksi.

Perwakilan dari Gojek itu lalu menjawab bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan.

Baca juga: Pasca Kenaikan Harga BBM, Kapolres Kupang dan Jajaran Gelar Aksi Sosial Bagi Sembako

Mendengar jawaban tersebut, massa aksi langsung meminta perwakilan Gojek itu turun dari mobil Komando.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved