Berita Nasional

Ganjar Sidak BBM, Temukan Seorang Bankir dengan Mobil Mewah Isi Pertalite

Hal itu diketahui Ganjar Pranowo saat berdialog dengan masyarakat yang mengisi BBM di SPBU Rest Area Km 379A tol Batang-Semarang.

Editor: Agustinus Sape
KOMPAS.com/Istimewa
SIDAK - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan sidak di SPBU rusa Tol Batang, Rabu 7 September 2022. Ganjar menyayangkan ada orang kaya dengan mobil mewah mengisi BBM subsidi Pertalite. 

POS-KUPANG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyayangkan adanya konsumen yang menggunakan BBM bersubsidi padahal dia tergolong orang kaya dengan kendaraan mewah.

Sikap Ganjar Pranowo ini muncul setelah melakukan sidak harga BBM di SPBU Rest Area KM 379A, ruas Tol Barang-Semarang dalam perjalanan pulang dari kunjungan kerja di Kota Pekalongan, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Hal itu diketahui Ganjar Pranowo saat berdialog dengan masyarakat yang mengisi BBM di SPBU Rest Area Km 379A tol Batang-Semarang.

Awalnya, Ganjar yang hendak pulang ke Semarang mendadak berhenti di SPBU. Dia kemudian turun dan mendekati petugas SPBU yang sedang melayani konsumen.

"Kami lihat tadi orang-orang mampu belinya juga Pertalite. Padahal, kita tahu itu seharusnya untuk yang tidak mampu," kata Ganjar, melalui keterangan tertulisnya, pada Kamis 8 September 2022.

Setelah itu, Ganjar mencoba berdialog dengan pembeli. Salah satu pembeli yang diajak dialog diketahui sedang membeli bahan bakar bersubsidi (Pertalite).

Saat ditanya mengenai pekerjaan, ternyata dia seorang bankir. Sontak Ganjar terkejut dan langsung memintanya untuk beli bahan bakar nonsubsidi atau Pertamax.

"Maka, tadi kami ajak bagi yang mampu belinya Pertamax. Handphone-nya juga bagus-bagus belinya Pertalite," kata Ganjar.

Sebelumnya, Ganjar juga pernah mengecek SPBU saat melawat ke Rembang. Saat olahraga pada Rabu 7 September 2022 pagi, Ganjar juga sempat mengecek SPBU di Jalan Veteran Kota Semarang.

"Prinsipnya hampir semua SPBU yang kemarin kami cek sampai dengan hari ini alhamdulillah suplainya lancar dan antrenya tidak panjang," kata Ganjar.

Baca juga: Terdampak Kenaikan Harga BBM, Polda NTT Bagikan Bansos Untuk Supir Angkot dan Ojol di Kupang

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo dan jajaran umumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak atau BBM, Sabtu 3 September 2022 pukul 13.30 WIB.

Jokowi menyebut pemerintah harus mengalihkan subsidi bahan bakar dari APBN, di mana berpengaruh pada kenaikan harga BBM.

"Mengalihkan subsidi BBM sehingga harga beberapa jenis BBM yang salama ini dapat subsidi mengalami penyesuaian," ungkap Jokowi.

Rincian kenaikan harga bahan bakar minyak lantas diumumkan oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif di kesempatan yang sama.

Baca juga: Demo BBM Mahasiswa: Ketua Komisi III DPRD Kota Kupang Minta Semua Elemen Kawal Kebijakan Pemerintah

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved