Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis 1 September 2022, Duc in Altum: Bertolaklah ke Tempat yang Dalam

Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh RD. Eman Kiik Mau dengan judul Duc in Altum: Bertolaklah ke Tempat yang Dalam.

Editor: Agustinus Sape
Dok Pribadi
RENUNGAN - RD. Eman Kiik Mau menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk hari Kamis 1 September 2022 dengan judul Duc in Altum: Bertolaklah ke Tempat yang Dalam. 

3. Menyatukan hati dengan Tuhan:

Simon dan kawan-kawan menerima Yesus dan mempersilakan Dia naik serta menggunakan perahunya. Mereka juga mendengarkan kehendak-Nya dan walaupun sedang letih, mereka tetap melaksanakan perintah-Nya untuk bertolak ke tempat yang dalam.

Tugas perutusan diberikan kepada kita untuk menjadi pewarta kasih Tuhan lewat kesaksian hidup kita. Kita harus bertolak lebih dalam dan melakukan apa yang diperintahkan Tuhan dengan penuh keyakinan dan ketulusan hati. Kesaksian akan kasih Tuhan dalam hidup setiap hari adalah aktivitas menjadi penjala manusia.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 1 September 2022, Terbuka terhadap Perintah Allah Membawa Kelimpahan

Tuhan Yesus, syukur pada-Mu atas segala kasih-Mu yang boleh kami terima. Sadarkanlah kami bahwa Gereja-Mu senantiasa hidup karena dekat dan taat pada perintah-Mu. Amin. *

Teks Lengkap Bacaan Renungan Harian Katolik Kamis 1 September 2022

BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Kamis 1 September 2022.
BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Kamis 1 September 2022. (Tokopedia)

Bacaan Pertama: 1 Korintus 3:18-23

Semuanya itu milik kamu, tetapi kamu milik Kristus, dan Kristus milik Allah.

Bacaan dari Surat Pertama Santo Paulus kepada Jemaat di Korintus:

Saudara-saudara, janganlah ada orang yang menipu dirinya sendiri.Jika di antara kalian ada yang menyangka dirinya berhikmat menurut penilaian dunia ini, hendaknya ia menjadi bodoh untuk menjadi berhikmat.

Sebab hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah. Sebab ada tertulis, “Allah menangkap orang berhikmat dalam kecerdikannya sendiri.” Dan di tempat lain “Tuhan tahu rancangan-rancangan orang berhikmat; sungguh, semuanya sia-sia belaka!”

Karena itu janganlah ada orang yang memegahkan dirinya atas manusia, sebab segala sesuatu adalah milikmu: baik Paulus, Apolos, maupun Kefas, baik dunia, hidup, maupun mati, baik waktu sekarang, maupun yang akan datang. Semua itu milik kalian, tetapi kalian milik Kristus, dan Kristus milik Allah.

Demikianlah Sabda Tuhan

U: Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan: Mzm. 24:1-2,3-4ab,5-6

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved