Berita Nasional

Besok, Bharada E dan Irjen Ferdy Sambo Akan Bertemu di TKP Pembunuhan Brigadir Yosua

Sesuai agenda penanganan kasus pembunuhan Brigadir Yosua, pada Selasa 30 Agustus 2022 besok, Bharada E dan Irjen Ferdy Sambo akan bertemu di TKP

Editor: Frans Krowin
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
BHARADA E - Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E (kiri) berjalan memasuki ruangan saat tiba di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022). Kedatangan Bharada E tersebut untuk dimintai keterangan terkait insiden baku tembak dengan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J yang terjadi pada Jumat (8/7) lalu di rumah dinas Kepala Divisi Propam Polri nonaktif Irjen Pol. Ferdy Sambo. 

POS-KUPANG.COM - Sesuai agenda penanganan kasus pembunuhan Brigadir Yosua, pada Selasa 30 Agustus 2022 besok, Bharada E dan Irjen Ferdy Sambo akan bertemu di Rumah Dinas Kadiv Propam yang merupakan tempat kejadian perkara kasus tersebut

“Info dari penyidik, kalau rekonstruksi ( Bharada E ) dapat dihadirkan. Perkembangan menunggu Selasa saja,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu 27 Agustus 2022, sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Berdasarkan jadwal kerja penyidik yang menangani kasus ini, rekonstruksi kasus kematian Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat  akan dilaksanakan pada hari Selasa 30 Agustus 2022, besok.

Dalam rekonstruksi tersebut, katanya, Polri bakal menghadirkan lima tersangka yang telah berstatus tersangka.

Baca juga: Kapolri Tekankan Ini ke Ferdy Sambo: Mengundurkan Diri Ada Aturannya, Kan Sudah Dipecat!

Lima tersangka itu, masing-masing Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Bripka RR alias Ricky Rizal, dan Kuat Maruf.

Rencananya proses rekonstruksi akan berlangsung di tempat kejadian perkara (TKP) yakni di Rumah Dinas Kadiv Propam yang sebelumnya ditempat Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran Jakarta Selatan.

MUNDUR - Irjen Ferdy Sambo akhirnya memilih mundur dari polisi. Pengunduran dirinya itu disampaikan melalui surat kepada Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sehari sebelum menjalani sidang kode etik yang diagendakan berlangsung Kamis 25 Agustus 2022.
MUNDUR - Irjen Ferdy Sambo akhirnya memilih mundur dari polisi. Pengunduran dirinya itu disampaikan melalui surat kepada Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sehari sebelum menjalani sidang kode etik yang diagendakan berlangsung Kamis 25 Agustus 2022. (Tribunnews.com)

“Kalau rekonstruksi info dari penyidik (Bharada E) dapat dihadirkan, perkembangan menunggu Selasa saja,” ujarnya.

Bharada E yang akan hadir langsung di TKP, tentunya mengundang sorotan pelbagai pihak. Pasalnya, di tempat itu, Bharada E akan bertemu lagi dengan mantan atasannya, Irjen Ferdy Sambo.

Dedi Prasetyo menjelaskan Bharada E mutlak dihadirkan langsung agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendapat gambaran tentang fakta kasus itu di TKP.

Seperti diketahui, Bharada E diperintah Ferdy Sambo untuk melakukan penembakan terhadap Brigadir J.

“Agar JPU mendapat gambaran fakta di TKP,” katanya, Sabtu, dilansir Kompas.com.

Dedi Prasetyo juga menyampaikan, Tim Khusus Mabes Polri akan ditemani Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Komnas HAM.

“Agar menjaga transparansi, objektif, dan akuntabel,” imbuhnya.

Baca juga: Hampir Pasti Upaya Banding Ferdy Sambo Ditolak Mahkamah Kode Etik, Begini Kata Susno Duadji

LPSK Lindungi Bharada E

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved