Polemik Tarif Masuk TNK

Dampak Kenaikan Tiket Masuk Komodo, Asosiasi Travel Akui Wisatawan Batal Ke Labuan Bajo

ia berharap pemerintah mengkaji kembali keputusan menaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo di Manggarai Barat.

Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
SHUTTERSTOCK/SERGEY URYADNIKOV
Keindahan Komodo di Pulau Komodo. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Dampak dari kenaikkan tiket masuk ke Pulau Komodo di Kabupaten Manggarai Barat mulai dirasakan pelaku pariwisata yang tergabung dalam asosiasi travel.

Yang mana asosiasi travel agen di Manggarai Barat membeberkan dan mengaku ada ratusan wisatawan yang batal datang Pulau Komodo.

Batalnya wisatawan datang guna melihat destinasi pariwisata super premium diduga dipicu adanya keputusan menaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo.

“Ada ratusan wisatawan yang membatalkan kunjungan ke Manggarai Barat,” kata Ketua Asosiasi Travel Agen Indonesia (Astindo) Kabupaten Manggarai Barat, Ignasius Suradin kepada wartawan di Labuan Bajo,. Kamis, 4 Agustus 2022 siang.

Baca juga: 7 Spot Foto Terbaik di Labuan Bajo , Pas Buat Instagram dari Pink Beach Hingga Wae Rebo

Ia menjelaskan, ratusan wisatawan baik wisatawan domestik dan mancanegara yang sudah berencana dan berniat mengunjungi Pulau Komodo dan Labuan Bajo langsung membatalkan rencana mereka.

Pasalnya, tarif masuk Pulau Komodo sebesar 3,75 juta rupiah dirasa terlalu mahal.

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah mengkaji kembali keputusan menaikan tarif masuk Taman Nasional Komodo di Manggarai Barat.

Untuk diketahui, aksi mogok assosiasi dan pelaku usaha pariwisata di Labun Bajo, Kabupaten Manggarai Barat menolak kenaikkan harga tiket masuk ke Taman Nasional Komodo sempat membuat pelayanan jasa transportasi di Bandara Komodo terhenti.

Aksi mogok pada Senin 1 Agustus 2022 itu memaksa pemerintah setempat turun tangan untuk mobilisasi wisatawan dari Bandara ke hotel dan penginapan.

Baca juga: Sony Libing: Asosiasi Pariwisata Dukung Tarif Masuk Taman Nasional Komodo Labuan Bajo

Pantauan POS-KUPANG.COM, Rabu 3 Agustus 2022, aktivitas di Bandara Komodo sudah kembali normal, hanya saja terjadi penurunan jumlah penumpang yang turun di Bandara Komodo.

Informasi yang dihimpun POS KUPANG.COM, hari ini terdapat sepuluh pesawat yang mendarat di Bandara Komodo. Pesawat terakhir yang mendarat yakni pukul 15.00 Wita.

Sementara itu total jumlah penumpang hari ini 817 orang atau mengalami penurunan dari sebelum tarif harga tiket masuk Taman Nasional Komodo diterapkan.

Sebelum diberlakukannya tarif masuk Taman Nasional Komodo, yang baru, sehari jumlah penumpang yang turun di Bandara Komodo bisa mencapai 1.000 orang.

Edy, salah satu warga di Labuan Bajo yang bergelut dalam usaha layanan jasa transportasi, menerangkan kondisi di Bandara di Komodo sebenarnya sudah membaik sejak kemarin, Selasa 2 Agustus 2022.

“Sudah lancar kok sejak kemarin. Aman, pesawat kami pantau hari ini ada sepuluh dan memang sebelum ada aksi mogok jumlah Sembilan dan sepuluh,” ujarnya.

Kendati demikian, menurut Edi, jumlah wisatawan asing berkurang dari sebelumnya. “Yah kalau kita lihat di Bandara sebelumnya banyak orang asing tapi hari ini sedikit saja,” ungkapnya.(*)

Berita Manggarai Barat Lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved