Berita Nasional

Akhirnya Terungkap Nama Oknum Pelaku Yang Ancam Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak Sebut Inisialnya

Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak kembali mengungkap fakta baru terkait pembunuhan Brigadir I atau Nofryansah Yosua Hutabarat.

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
POSE BERSAMA - Para ajudan Ferdy Sambo saat pose bersama. kolase foto Brigadir J (kiri) dan Bharada E (kanan). Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak mengatakan, oknum yang ancam bunuh Brigadir J adalah salah satu dari para ajudan. Inisialnya D 

POS-KUPANG.COM - Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak kembali mengungkap fakta baru terkait pembunuhan Brigadir I atau Nofryansah Yosua Hutabarat.

Fakta baru yang diungkap Kamarudin Simanjuntak itu sehubungan dengan nama oknum yang disebut-sebut sebagai pelaku yang diduga mengancam Brigadir J hingga akhirnya tewas ditembak.

Brigadir J tewas ditembak di Rumah Dinas Kadiv Propam yang ditempati Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat 8 Juli 2022.

Hingga saat ini, penyidik Bareskrim Mabes Polri masih menyidik kasus tersebut. Jenazah Brigadir J pun diotopsi ulang untuk menemukan bukti terkait sebab musebab kematian itu.

Untuk diketahui sebelum Brigadir J meninggal dunia, korban masih sempat menelepon kekasihnya, Vera Simanjuntak.

Baca juga: Komnas HAM Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Detik-Detik Terakhir Brigadir J Bersama Istri Ferfdy Sambo

Saat video call dengan Vera Simanjuntak, Brigadir J sempat menceritakan tentang ancaman pembunuhan terhadap dirinya.

Mungkin karena faktor itu, sehingga Brigadir J pun tampak menangis sebagaimana tangkapan layar saat video call tersebut.

DIUSUNG - Momen saat peti jenazah Brigadir J diusung dari tempat pemakamannya setelah diangkat keluar dari liang lahat, Rabu 27 Juli 2022. Pengangkatan peti jenazah itu untuk otopsi ulang jenazah Brigadir J yang telah dimakamkan sejak 11 Juli 2022.
DIUSUNG - Momen saat peti jenazah Brigadir J diusung dari tempat pemakamannya setelah diangkat keluar dari liang lahat, Rabu 27 Juli 2022. Pengangkatan peti jenazah itu untuk otopsi ulang jenazah Brigadir J yang telah dimakamkan sejak 11 Juli 2022. (Tribunnews.com)

Atas dugaan ancaman pembunuhan itu, Kamarudin Simanjuntak, Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J mengatakan pelaku pengancaman itu ada di antara para ajudan Irjen Ferdy Sambo.

Kamaruddin Simanjuntak pun mengungkap sosok yang diduga sebagai pelaku pengancaman tersebut.

"Sosok yang mengancam Brigadir J adalah satu di antara tujuh ajudan Ferdy Sambo," ujar Kamarudin Simanjuntak.

"Akibat ancaman itu Brigadir J menangis dan tertekan, seperti yang diperlihatkan pada tangkapan layar video call dengan sang kekasih.

"Pelakunya merupakan salah satu dari antara tujuh ajudan Irjen Ferdy Sambo," tandasnya.

Sebelumnya, Kamaruddin mengunggah foto tangkapan layar saat Brigadir J melakukan panggilan video dengan sang kekasih, Vera Simanjuntak (VS).

Baca juga: MENAKJUBKAN! Jenazah Brigadir J Masih Utuh Walau Sudah 16 Hari Dalam Tanah, Ibunda Tuntut Keadilan

Dalam foto tersebut, Brigadir J tampak menangis sambil menatap wajah Vera di layar ponsel.

Sementara itu, mata Vera juga sembab yang menandakan bahwa ia ikut bersedih.

Kamaruddin menuliskan, bahwa pasangan kekasih itu melakukan panggilan video sebelum Brigadir J tewas.

Dikutip dari WartaKotalive.com, Brigadir J menangis karena disebut sudah tahu akan dibunuh.

Ia lantas berpamitan kepada Vera sebelum pergi untuk selama-lamanya.

Kamaruddin menyebut pelaku pembunuhan adalah 'skuad lama' dari Brigadir J.

"Noted: Keterangan Poto Alm. Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat, Ketika Alm : Pamitan & Memohon Maaf serta Meminta Mencari "pria lain" Sebagai Pengganti Dirinya, Sekaligus Menjelaskan Bahwa Dia Akan Pergi Untuk Selamanya, Karena "Akan Dibunuh Oleh Para Squad Lama Yang Pada Kurang Ajar.. !," tulis Kamaruddin, Rabu 27 Juli 2022 di Facebook.

Kini terungkap 'skuad lama' yang dimaksud Kamaruddin adalah ajudan Irjen Ferdy Sambo.

Kamaruddin menyebut pelakunya adalah polisi berpangkat Brigadir dengan inisial D.

"Squad lama itu inisial D, berpangkat Brigadir," kata Kamaruddin kepada Wartakotalive.com melalui pesan tertulis, Kamis 28 Juli 2022.

Baca juga: Akhirnya Terbongkar Kronologi Tewasnya Brigadir J di Rumah Dinas Ferdy Sambo, Begini Kata Bharada E

Diduga Brigadir D inilah yang membuat Brigadir J ketakutan sampai menangis saat melakukan video call dengan pacarnya.

Sebelumnya, Kamaruddin mengaku sudah mengantongi jejak digital terkait insiden yang dialami kliennya.

UNGKAP FAKTA -- Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak mengungkap inisial oknum yang ancam bunuh Brigadir J, adalah salah satu ajudan Irjen Ferdy Sambo. Yang bersangkutan berinisial D
UNGKAP FAKTA -- Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak mengungkap inisial oknum yang ancam bunuh Brigadir J, adalah salah satu ajudan Irjen Ferdy Sambo. Yang bersangkutan berinisial D (Tribunnews.com)

Jejak digital itu berupa rekaman elektronik dugaan pembunuhan berencana.

Brigadir J disebut mendapat ancaman pembunuhan sejak Juni 2022 lalu.

Ancaman itu terus meneror Brigadir J hingga membuat dirinya tertekan dan menangis.

"Bukti rekam elektronik ancaman pembunuhan, mulai dari bulan Juni 2022 hingga 7 Juli 2022 ke Brigadir J, berupa rekaman suara, video, dan chattingan," kata Kamaruddin kepada Wartakotalive.com, Selasa 26 Juli 2022.

Baca juga: Dokter Forensik Khawatir, Bukti-Bukti Penyebab Kematian Brigadir J Bisa Saja Hilang Gegara Ini, Lho?

Kamaruddin menuturkan, ancaman pembunuhan tersebut terus berlanjut hingga sehari menjelang tewasnya korban.

Adapun semua bukti rekaman elektronik itu telah diserahkan pihaknya kepada penyidik Bareskrim Polri. (*)

Berita Lain Terkait Brigadir J

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved