Breaking News

Berita Nasional

Ini Ramalan Firman Manan: Habib Rizieq Shihab Bakal Didekati Para Politisi Bahkan Calon Presiden RI

Pengamat Politik Unpad Firman Manan membuat ramalan yang berhubungan dengan Pembebasan Bersyarat Habib Rizieq Shihab terhitung Rabu 20 Juli 2022.

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
BERSAMA APARAT - Sebelum meninggalkan Rutan Bareskrim Polri, Habib Rizieq Shihab sempat pose bersama aparat, sebagaimana tampak dalam gambar. Rizieq Shihab dinyatakan bebas setelah memenuhi ketentuan Pembebasan Bersyarat yang ditetapkan Kementerian Hukum dan HAM RI. 

POS-KUPANG.COM - Pengamat Politik Unpad ( Universitas Padjajaran ), Firman Manan membuat ramalan yang berhubungan dengan Pembebasan Bersyarat Habib Rizieq Shihab pada Rabu 20 Juli 2022.

Dalam ramalan politiknya, Firman Manan menyebutkan bahwa mantan pemimpin FPI ( Front Pembela Islam ) itu bakal menjadi magnet politik di Tanah Air.

Bahkan besar kemungkinan, Habib Rizieq Shihab akan didekati oleh para Calon Presiden yang akan bertanding pada laga Pilpres 2024 mendatang.

Para politisi lain yang juga bakal mendekat, adalah sahabat lama sang Habib, maupun para politisi muda yang kini sedang tampil di blantika politik NKRI ( Negara Kesatuan Republik Indonesia ).

Kemungkinan ini bisa saja terjadi karena Habib Rizieq Shihab merupakan sosok yang memiliki banyak pengikut.

Baca juga: Habib Rizieq Shihab Dijemput Keluarga Langsung di Rutan Bareskrim Polri, Ada Momen Pose Bersama

Untuk diketahui, pada hari ini, Rabu 20 Juli 2022, Habib Rizieq Shihab diberi Pembebasa Bersyarat setelah ia menghuni Rumah Tanahan Bareskrim Polri sejak 12 Desember 2020 silam.

Mantan pimpinan ormas Front Pembela Islam (FPI) itu mendapat masa percobaan Pembebasan Bersyarat hingga 10 Juni 2024 mendatang.

"Ada banyak orang yang bakal mendekati dia ( Habib Rizieq Shihab ). Bagaimana pun HRS adalah figur yang pada tingkatan tertentu, punya pengaruh pada kelompok-kelompok Islam tertentu," ujar pengamat politik dari Unpad, Firman Manan, saat dihubungi, Rabu 20 Juli 2022.

Menurut dia, perlu dilihat juga apakah Habib Rizieq ini akan kembali melakukan aktivitas seperti dulu atau tidak.

Sebab, dia pasti melakukan evaluasi terhadap apa yang pernah dialaminya di masa lalu.

"Menurut saya belum tentu juga (beraktivitas seperti dulu). Pertama, ini kan masih dalam masa bebas bersyarat, tentu masih ada kewajiban yang harus dipenuhi. Jadi, belum bebas murni," katanya.

Meski saat ini organisasi FPI sudah tidak ada, kata dia, potensi HRS untuk menarik banyak massa masih sangat besar.

Baca juga: Hari Ini Munarman Divonis Penjara, Orang Dekat Habib Rizieq Shihab Ini Diyakini Bagian dari Teroris

Selain itu, Habib Rizieq juga pasti melakukan evaluasi atas kejadian di masa lalu ketika yang bersangkutan memberikan dukungan politik kepada figur tertentu.

"Itu apakah memberikan insentif kepada kelompok Islam, misalnya, atau hanya digunakan saja sebagai kendaraan, saya pikir itu akan dipikirkan HRS dengan pendukunganya."

"Karena, misalnya, hanya dimanfaatkan saja oleh aktor politik, ini justru ke depan bukan tidak mungkin HRS tidak akan banyak beraktivitas dalam momentum politik," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved