Berita Nasional

Hari Ini Munarman Divonis Penjara, Orang Dekat Habib Rizieq Shihab Ini Diyakini Bagian dari Teroris

Hari ini, Rabu 6 April 2022, mantan Sekretaris Umum FPI (Front Pembela Islam), Munarman, akan divonis penjara. Sidang kasus itu di PN Jakarta Timur.

Editor: Frans Krowin
KOMPAS.com/Dian Erika
Hari ini, Rabu 6 April 2022, Mantan Sekretaris Umum FPI (Front Pembela Islam) akan divonis penjara. Vonis ini dijatuhkan karena orang dekat Habib Rizieq ini diyakini merupakan bagian dari terorisme di Indonesia bahkan internasional. 

POS-KUPANG.COM - Jika tak ada rintangan, maka hari ini, Rabu 6 April 2022, Pengadilan Negeri Jakarta Timur akan membacakan vonis terhadap Munarman.

Munarman merupakan mantan Sekretaris Umum FPI (Front Pembela Islam) yang ketuanya Habib Risieq Shihab.

Selama ini Munarman diproseshukumkan karena diduga terlibat dalam jaringan terorisme di Tanah Air, bahkan internasional.

Sidang kasus terorisme yang melibatkan orang dekat Habib Rizieq Shihab itu berlangsung di PN Jakarta Timur.

Humas PN Jakarta Timur, Alex Adam Faisal membenarkan adanya adegan sidang tersebut di PN Jakarta Timur.

Sidang yang berlangsung hari ini, Rabu 6 April 2022, kata Aleks dengan agenda pembacaan amar putusan atau vonis majelis hakim terhadap terdakwa Munarman.

"Besok (hari ini) agenda putusan, jam 09.00 WIB," kata Alex ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Selasa 5 April 2022 malam.

Baca juga: Ketua Jokowi Mania Saksi Meringankan untuk Munarman, Rocky Gerung Malah Sentil Jokowi Soal IKN

Meski demikian, Alex Adam Faisal tidak memberikan keterangan yang lebih detail mengenai agenda sidang tersebut.

Ia juga tidak mengungkapkan bagaimana pengamanan atas jalannya sidang kasus tersebut.

Menurut Alex Adam Faisal, perihal keamanan atas jalannya sidang kasus tersebut merupakan wewenang kepolisian.

"Kami belum tahu soal pengamanan atas jalannya sidang ini. Yang tahu tentang ekskalasi keamanan itu (wewenang) Polri," ujar Alex.

Munarman Dituntut 8 Tahun Penjara

Pada sidang di PN Jakarta Timur Senin 14 Maret 2022 lalu, mantan Sekum FPI itu dijerat dengan tuntutan pidana terorisme.

Dalam dakwaannya, jaksa penuntut umum (JPU) menuntut yang bersangkutan dengan dengan tuntutan 8 tahun penjara.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved