Berita Lembata Hari Ini

SMAS Frater Don Bosco Lewoleba Gelar In House Training Kurikulum Merdeka Belajar

menganalisis karakteristik satuan pendidikan berdasarkan rapor pendidikan, memperbaharui visi-misi dan tujuan sekolah

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
TRAINING - Kegiatan In House Training (IHT) dilaksanakan oleh satuan pendidikan SMAS Frater Don Bosco Lewoleba selama tiga hari.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawoi 

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Kegiatan In House Training (IHT) dilaksanakan oleh satuan pendidikan SMAS Frater Don Bosco Lewoleba selama tiga hari.

Kegiatan ini sebagai respon terhadap implementasi kurikulum merdeka belajar dan penguatan profil Pancasila yang dicanangkan Menristek mulai tahun pelajaran baru 2022/2023. 

Kegiatan penguatan kapasitas para guru menghadirkan narasumber Dr. I Wayan Widana, M.Pd, dosen dari Universitas PGRI, Bali. 

Baca juga: Marianus Sule, Komika Asal Belang Juara Stand Up Comedy Polres Lembata

Turut hadir sekaligus membuka kegiatan, Korwas Dikmen Kabupaten Lembata, Benyamin Ruing, S.Pd, serta Ketua Yayasan Don Bosco Manado Perwakilan Lembata, Fr. Yonas Paso, CMM, S.S.

Kegiatan hari pertama, Senin, 11 Juli 2022,  khusus menghasilkan dokumen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) SMAS Frater Don Bosco Lewoleba. Para guru antusias mengikuti kegiatan penyusunan KOSP.

Kegiatan yang dimaksud, antara lain, menganalisis karakteristik satuan pendidikan berdasarkan rapor pendidikan, memperbaharui visi-misi dan tujuan sekolah, pengorganisasian pembelajaran, perencanaan pembelajaran, hingga sistem pendampingan, evaluasi dan pengembangan profesional. 

Hasil kerja pada hari pertama ini kemudian akan segera  menjadi produk legal KOSP SMAS Frater Don Bosco Lewoleba untuk memulai Tahun Pelajaran Baru 2022/2023 pada Senin, 18 Juli 2022.  

Pada hari kedua, Selasa, 12 Juli 2022, dilakukan pembuatan modul Ajar. Selama seharian penuh, para guru diarahkan melakukan analisis capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan alur tujuan pembelajaran. 

Baca juga: Punahnya Benih Lokal di Lembata Jadi Sorotan Sejumlah LSM

Para guru kemudian dibimbing untuk mengembangkan modul pembelajaran masing-masing mata pelajaran.

Tujuan pembuatan modul pembelajaran sebagai dokumen penting dalam penerapan kurikulum merdeka belajar di tahun pelajaran baru 2022/2023. 

Modul Ajar merupakan dokumen yang berisi tujuan, langkah, dan media pembelajaran serta asesmen yang dibutuhkan satu unit atau topik berdasarkan alur tujuan pembelajaran. 

Pada hari ketiga, Rabu, 13 Juli 2022,  dirancang projek kegiatan. Secara simultan, kegiatan penyusunan projek kegiatan dibagi ke dalam tiga kelompok. 

Untuk satu pelajaran 2022/2023 disepakati tiga projek kegiatan. Pertama, rekayasa teknologi. Kedua, kearifan lokal. Ketiga, gaya hidup berkelanjutan. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved