Berita Lembata Hari Ini
Rumah Ludes Dilalap Api, Damiana: Tinggal Pakaian di Badan
Api kemungkinan berasal dari lilin yang dinyalakan di dalam salah satu kamar. Seperti kebiasaan, keluarga menyalakan lilin di atas meja
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Damiana Marta Beto tak bisa menyembunyikan kesedihan di wajahnya. Duka yang dialami datang beruntun.
Salah satu anaknya baru meninggal dunia beberapa hari lalu. Sekitar pukul 7.30 Wita, Senin, 4 Juli 2022, rumahnya yang berada di Kelurahan Lewoleba Selatan, Kecamatan Nubatukan, rata dengan tanah dilalap api.
Damiana dan dua orang anaknya baru saja pulang dari pekuburan Komak, tak jauh dari rumah dan mendapati kediamannya sudah terbakar.
Baca juga: Tiga Tersangka Pelaku Ilegal Fishing di Lembata Terancam 6 Tahun Penjara
Menurut Damiana, saat api mulai melalap rumah berdinding kayu itu, dia dan anaknya sedang berada di makam anaknya yang baru saja meninggal. Jadi rumah dalam keadaan kosong.
"Sekarang tinggal pakaian di badan saja," ungkap Damiana berderai air mata.
Api kemungkinan berasal dari lilin yang dinyalakan di dalam salah satu kamar. Seperti kebiasaan, keluarga menyalakan lilin di atas meja, tempat pigura anaknya diletakkan.
"Ada lilin dalam kamar. Saya di kubur, rumah kosong. Kami tinggal pakaian di badan," tambahnya.
Api baru bisa dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran datang.
Baca juga: Komisi II DPRD Lembata Desak PLN Pasang Listrik di Desa Lerek
Camat Nubatukan Dion Ola Wutun dan Lurah Lewoleba Selatan turun langsung ke lokasi dan bertemu dengan Damiana. Pemerintah langsung mengambil data kerugian.
Semua perabotan rumah, Mesin Cuci untuk bisnis laundry, televisi, dokumen-dokumen berharga seperti ijazah dan akta kelahiran serta uang tunai juga hangus dilahap si Jago Merah. (*)