KKB Papua

Seorang ASN Ditangkap Sedang Membawa Amunisi dan Senjata untuk KKB Papua

Ratusan butir amunisi dan senjata api rakitan tersebut diduga hendak dibawa kepada anggota Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua di Nduga.

Editor: Agustinus Sape
Tribun-Papua.com/Istimewa
PASOK AMUNISI - Polisi mengamankan amunisi (peluru) dan magazine yang merupakan rakitan di rumah pelaku berinisial S di Arso Satu, Kampung Sanggaria, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, Papua, Selasa 29 3 2022. Terbaru petugas keamanan menangkap seorang ASN di Kabupaten Yalimo yang diduga memasok amunisi kepada KKB Papua Nduga. 

POS-KUPANG.COM, JAYAPURA - Seorang Aparatur Sipil Negara ( ASN) berinisial AN di Kabupaten Yalimo Papua ditangkap Polisi saat sedang membawa 615 butir amunisi dan senjata api rakitan.

Ratusan butir amunisi dan senjata api rakitan tersebut diduga hendak dibawa kepada anggota Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua di Nduga.

Seorang ASN tersebut diduga berperan sebagai penghubung atau penyuplai kebutuhan berbagai amunisi dan senjata api rakitan bagi KKB Papua.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua, Kombes Faizal Ramadhani, ASN itu ditangkap saat ingin mengantarkan amunisi dan senjata kepada seorang kurir yang ditugaskan oleh KKB.

“Dia termasuk di jaringan kelompok Nduga. Jadi kita yakin sekali dia akan dibawa ke Nduga,” kata Kombes Pol Faizal Ramadhani, Jumat 1 Juli 2022.

"Awalnya anggota Polres Yalimo, sedang berpatroli dan melihat seorang pengendara sepeda motor yang mencurigakan. Anggota mengikuti pelaku lalu anggota Pos Pol Elelim berhasil mengamankan pelaku. Hasil penggeledahan ditemukan senjata rakitan FN dan 615 butir amunisi campuran," tuturnya.

Baca juga: Papua Tak Hanya Soal KKB, Tapi juga Ada Rencana Pemekaran Papua Tengah Jadi Daerah Otonomi Baru

Dari fakta tersebut, Faizal yakin saat ini beberapa KKB Papua sedang kekurangan stok amunisi dan senjata.

Untuk mengatasi kekurangan tersebut, lanjut Faizal, kelompok-kelompok tersebut sedang menerjunkan para penghubungnya untuk mencari pasokan itu.

“Dan dari hasil penyelidikan, kami tahu mereka sedang mengeluarkan beberapa penghubung untuk mencari senjata dan amunisi,” ungkapnya.

Dari kelompok tersebut, Faizal menyebut, KKB Papua Nduga merupakan yang paling aktif dalam mencari amunisi dan senjata tambahan.

“Kelompok Nduga ini, kelompok yang paling aktif mencari senjata dan amunisi,” tandasnya.

Faizal menyebutkan bahwa KKB Papua telah membentuk 10 tim untuk disebar mencari amunisi.

Teror KKB Papua meningkat

Sementara itu, Kapolda Papua , Irjen Pol Mathius D. Fachiri menyebut aksi teror yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengalami peningkatan di Semester 1 Tahun 2022.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved