Berita NTT Hari Ini

Jonas Salean Sebut Pendapatan Terbesar NTT ada di Pajak Kendaraan

Meski PAD NTT turun di tahun 2021 akibat pandemi covid-19, tahun ini PAD mesti digenjot untuk meningkatkan pendapatan daerah

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Jonas Salean 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG-- Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar di provinsi NTT bersumber dari pajak kendaraan. Nilainya, berada di angka 1 triliun lebih per tahun.

Meski PAD NTT turun di tahun 2021 akibat pandemi covid-19, tahun ini PAD mesti digenjot untuk meningkatkan pendapatan daerah. 

Anggota Komisi III DPRD NTT, Jonas Salean, ketika dihubungi, Selasa 14 Juni 2022, menjelaskan, tahun 2021 lalu memang PAD NTT turun dari target.

Pada sektor pajak kendaraan, menjadi potensial yang perlu dimaksimalkan.

Bagian Pendapatan pada Pemprov NTT, agar bisa melihat ini sebagai prioritas. 

Menurut dia, DPRD telah menyarankan agar adanya integrasi data kendaraan dari Samsat dan Bank NTT.

Tujuannya memudahkan pembayaran pajak dan adanya data ril kendaraan.

Dari data ini, potensi pajak bisa langsung diketahui. Pada sektor ini saja, PAD bisa mencapai 1,2 triliun dalam setahun. 

Selain penurunan PAD, retribusi dari sejumlah fasilitas yang disiapkan pemerintah juga menurun. Oleh karena itu, Pemerintah perlu memperbaiki pelayanan kepada masyarakat melalui fasilitas yang ada.

Menurut politisi Golkar itu, sektor pertanian dan peternakan menyumbang potensi retribusi yang bagus. 

Baginya, PAD menjadi kekuatan Pemerintah untuk menyediakan layanan prima untuk masyarakat.

Dengan kondisi pandemi yang mulai melandai ini, maka PAD NTT bisa kembali ditingkatkan. Ketika data telah terintegrasi, maka pihak bank juga mengetahui tunggakan atau orang yang belum membayar pajak kendaraan. 

"Disitu yang kita perlu gali. Karena dari waktu ke waktu kan pembiayaan kepada masyarakat itu membutuhkan dana yang cukup banyak, tidak bisa kita bicara tanpa dana," kata mantan Wali Kota Kupang ini. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved