Sidang Kasus Astri Lael

Ahli Forensik Sulit Simpulkan Penyebab Kematian Astri Manafe

Terdakwa kasus pembunuhan Astri Manafe dan Lael Maccabee, Randy Badjideh mengaku mencekik Astri, sedangkan Lael dicekik oleh Astri. 

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Ayah Astri Manafe, Saul Manafe didampingi tim kuasa hukum keluarga saat keluar dari ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri Kelas 1 A Kupang, Selasa 14 Juni 2022. 

"Resapan darah terjadi saat masih hidup," ujarnya.

Ditanyai mengenai kondisi tubuh jenazah dewasa, Hasibuan mengaku pada daerah mulut dan hidung ada temuan kekerasan tumpul.

JPU Sisca mengatakan, jika seorang manusia yang hidup, makanan yang masuk proses ke lambung berapa lama? Hasibuan menjawab hal itu tergantung jenis makanan yang dimakan.

Baca juga: Tindakan Autopsi Jenazah Astri Manafe dan Lael Maccabee Sesuai KUHAP dan Prosedur

"Untuk jenazah dalam kasus ini apakah pernah bertemu makanan di usus atau lambung?  Ahli menemukan apa di saluran pencernaan," tanya Sisca.

Hasibuan mengaku saat itu dia sulit menilai.

Penasihat Hukum Randy Badjideh, Benny Taopan menanyakan apakah memar didapati di jenazah perempuan, apakan korban yang mendatangi benda tumpul ataukah benda tumpul mendatangi korban.

"Kalau mayat segar maka 80-90 persen saya bisa pastikan apakah benda tumpul mendatangi atau korban yang mendatangi benda tumpul," jawab Hasibuan.

Benny juga bertanya, apakah kedua jenazah itu mengarah ke bekap atau cekik? Hasibuan menjawab cekik.

Benny memastikan apa yang telah disampaikan ahli bahwa memar pada alat gerak itu akibat adanya perlawanan, Hasibuan mengakui bisa saja. (*)

 
 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved