Berita Belu Hari Ini
Dinas Perikanan Belu Buat Pelatihan Pengolahan Ikan
resep olahan ikan tersebut bisa dicoba oleh peserta untuk konsumsi rumahan atau pun dijual agar bisa menambah penghasilan rumah tangga
Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas
POS KUPANG. COM, ATAMBUA - Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Belu membuat pelatihan pengolahan hasil perikanan bagi kader posyandu, PKK dan mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) Belu.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Perikanan Kabupaten Belu dengan pemerintah desa pesisir dan Unhan RI Belu. Jumlah peserta 45 orang yang terdiri dari kader posyandu dan PKK sebanyak 20 orang dan mahasiswa Unhan 25 orang. Kegiatan berlangsung selama tiga hari yakni, 7-10 Juni 2022.
Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Perikanan dan Kelautan Kabupaten Belu, Andreas Bere Asa kepada Pos Kupang. Com, Kamis 9 Juni 2022 mengatakan, pelatihan pengolahan hasil perikanan merupakan program kegiatan dinas dalam rangka peningkatan sumber daya manusia (SDM).
Baca juga: Karantina Ende dan Marapokot Gagalkan Pengiriman 32 Ekor Sapi Tak Miliki Dokumen
Melalui kegiatan ini, peserta mendapat pengetahuan dasar pengolahan ikan, menambah diversifikasi/aneka olahan ikan, peningkatan pola makan ikan dan upaya penanganan stunting.
Kemudian, menambah penghasilan rumah tangga melalui hasil olahan ikan yang inovatif dan bergizi.
Selain itu, menjaga stabilitas harga ikan pasca panen karena jika produksi ikan melimpah harga bisa anjlok.
"Kalau produksi ikan melimpah pasti harga anjlok. Nah, untuk menjaga hal itu, masyarakat nelayan bisa lakukan pengolahan sehingga harganya tetap terjaga bahkan lebih tinggi dibandingkan menjual ikan mentah", kata Andreas.
Baca juga: Wagub NTT Ajak AIHSP Kolaborasi Wujudkan NTT Sehat
Lewat kegiatan ini diharapkan peserta dapat mengaplikasikan ilmu pengolahan hasil perikanan dalam kehidupan sehari-hari, baik untuk konsumsi keluarga maupun untuk berusaha seperti kuliner.
Menurut Andreas, dalam pelatihan angkatan pertama ini, para instruktur akan melatih peserta membuat lima produk olahan ikan yakni, lumpia isi ikan, brownis ikan, berkuah pedas, samosa isi ikan dan mini crispy.
Harapannya, resep olahan ikan tersebut bisa dicoba oleh peserta untuk konsumsi rumahan atau pun dijual agar bisa menambah penghasilan rumah tangga.
Andreas mengajak masyarakat Kabupaten Belu supaya tingkatkan konsumsi ikan terutama ibu hamil dan anak-anak. Ikan sangat kaya akan nutrisi.
Baca juga: 2.984 KK di Kota Kupang Sudah Terima Dana Bencana Seroja
Beberapa kandungan gizi pada ikan yakni, omega 3, vitamin dan mineral serta serat protein yang lebih mudah dicerna tubuh. (*)