Berita Kota Kupang Hari Ini
2.984 KK di Kota Kupang Sudah Terima Dana Bencana Seroja
anggaran sebesar Rp 34 Miliar lebih. Sedangkan sisanya masih berproses untuk melengkapi SPJ
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kupang, telah membuka blokir rekening bantuan dana seroja untuk 2.984 Kepala Keluarga (KK) di 38 Kelurahan di Kota Kupang.
Kepala BPBD Kota Kupang, Ernest Ludji mengatakan bahwa pencairan dana Seroja telah dilakukan di 38 Kelurahan. Sedangkan sisanya sebanyak 13 Kelurahan masih berproses dalam memasukan Spj.
38 Kelurahan tersebut diantaranya, untuk wilayah Kecamatan Alak yakni Kelurahan Alak, Batuplat, Fatufeto, Manutapen, Mantasi, Manulai II, Nunhila, Namosain, Naioni, dan NBD. Untuk Kecamatan Maulafa, Fatukoa, Kolhua, Maulafa, Naikolan, Naimata, Oepura dan Penfui.
Baca juga: Jelang Hari Bhayangkara ke-76, Polda NTT Gelar Lomba Menembak Bagi Wartawan
Kecamatan Kota Raja, yakni Air Nona, Bakunase, Bakunase II, Fountein, Kuanino, Naikoten 1, Naikoten II, Air Mata, Bonipoi, Fatubesi, LLBK, Merdeka, Nefonaek, Pasir Panjang, Solor, Tode Kiser. Kecamata Kelapa Lima yakni Oesapa Barat dan Oesapa Selatan. Kecamatan Oebobo yakni, Kayu Putih dan Liliba.
"Total hingga saat ini sudah 2.984 KK yang bantuannya telah dicairkan dengan anggaran sebesar Rp 34 Miliar lebih. Sedangkan sisanya masih berproses untuk melengkapi SPJ," Jelas Kalak BPBD Ernest Ludji kepada wartawan, Kamis 9 Juni 2022.
Ernest dalam penjelasannya mengatakan, pelaksanaan pekerjaan sampai saat ini khususnya bagi rumah yang sudah dilakukan perbaikan dilanjutkan dengan penyelesaian SPJ untuk dicairkan.
Baca juga: Renungan Harian Katolik, Jumat 10 Juni 2022, Merawat Pikiran: Merawat Kebaikan Diri
Sedangkan yang belum memperbaiki dilanjutkan rembuk warga di kelurahan masing-masing dalam menentukan Toko bangunan terdekat untuk mendistribusi bahan bangunan sesuai permintaan penerima sesuai kategori Kerusakan.
Menurutnya penyaluran bantuan ini harusnya selesai tanggal 4 Mei 2022, namun karena pelaksanaan pekerjaan ini belum selesai maka dilakukan Perpanjangan SK masa transisi ke pemulihan selama 3 (tiga) bulan terhitung tanggal 04 Mei 2022 sampai dengan 04 Agustus 2022.
Ia menyebutkan bahwa lambatnya pencairan bantuan ini dikarenakan beberapa hal seperti keterbatasan personil, baik dari OPD terkait yakni Dinas PUPR dan Perkim maupun BPBD.
Selain itu terbatasnya fasilitas dan sumber daya pendukung lainnya di BPBD Kota Kupang sangat kurang seperti komputer dan printer terbatas, tenaga administrasi dikantor juga sangat minim, ditambah dengan pelaksanaan tugas kebencanaan lainnya ikut mempengaruhi pendistribusian beban kerja dan waktu penyelesaian tahapan pelaksanaan sehingga belum berjalan maksimal.
Baca juga: Putra Ridwan Kamil Ditemukan setelah 14 Haru Pencarian, Jenazah Eril 5 Km dari Titik Awal Hilang
Dia menambahkan bahwa saat ini, sebanyak 5.482 rumah masih dalam proses perbaikan baik itu untuk kategori rumah rusak ringan, sedang maupin berat. Rinciannya 4.596 rusak ringan, 559 rusak sedamg dan 327 rusak berat.
Sedangkan untuk rumah yang telah selesai diperbaiki sebanyak 6.710 dengan rinciam rusak rimgan 6.330, 303 rusak sedang dan 77 berat.
Ia berharap dalam rentan waktu 3 bulan kedepan, proses pencairan dan pengerjaan fisik bangunam rumah dapat segera selesai.
Selain itu ia juga meminta agar masyarakat penerima yang belum menyelesaikan dan memasukan SPJ, secepatnya diselesaikam sehingga mempercepat proses pencairam khususnya di 13 Kelurahan tersisa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ilustrasi-bantuan-uang-tunai.jpg)