Berita Kota Kupang Hari Ini

Kota Kupang Masih Terapkan PPKM Level 2 Hingga 6 Juni 2022

sektor esensial tetap beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional , kapasitas dan penerapan protokol kesehatan

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Wilayah Kota Kupang tengah menerapkan Pemberlakuan  Pembatasan Kegiatan Masyarakat  (PPKM) Level 2. PPKM Level 2 ini berlangsung dari 24 Mei  hingga 6 Juni 2022.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore yang dikonfirmasi Jumat 27 Mei  2022  mengatakan, pelaksanaan PPKM Level 2 itu menindaklanjuti instruksi Mendagri No 27 /2022 tentang PPKM Level 4,3,2 dan 1 serta mengoptimalkan Posko penanganan Covid-19 di desa/kelurahan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19, bagi wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi,Maluku dan Papua.

"Kota Kupang ditetapkan sebagai wilayah yang menerapkan PPKM Level 2 pada 24 Mei 2022 ,yang menetapkan Kota Kupang diberlakukan PPKM Level 2. PPKM  Level 2 ini mulai tanggal 24 Mei  hingga 6 Juni 2022," kata Jefri.

Dijelaskan, di dalam PPKM Level 3 tersebut terdapat beberapa kriteria yang harus dilakukan, yakni pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan dengan pelaksanaan tatap muka terbatas atau pembelajaran jarak jauh sesuai keputusan bersama Mendikbud, Riset dan Teknologi, Menteri Agama dan Mendagri No 01/KB/2022, No 408 tahun 2022 No HK. 01.08 /Menkes /1140 /2022, No 420-1026 /2022,tentang panduan Penyelenggaraan  pelaksanaan pembelajaran di masa Pandemi Covid-19.

Baca juga: Begini Penjelasan Kapolresta Terkait Postingan Video Viral Oknum Polwan Ancam Warga

Kegiatan perkantoran,tempat kerja, perkantoran, kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN,BUMD, Swasta, menerapkan Work From Home (WFH) 25 persen dan Work  Office (WFO) 75 persen.

Pelaksanaan kegiatan di sektor esensial tetap beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional , kapasitas dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat. Begitu juga dengan industri dapat beroperasi 100 persen. 

Namun apabila ditemukan klaster penyebaran Covid-19,maka industri tersebut ditutup selama lima hari.
Begitu juga dengan pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen, voucher,  outlet, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan,  pasar loak dan sebagainya tetap diizinkan beroperasi dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Baca juga: Uskup Atambua Beri Tips Tingkatkan Kemampuan Literasi 

Pelaksanaan makan minum di tempat umum juga dibatasi. Pelaksanaan kegiatan di pusat perbelanjaan, perdagangan, untuk zona hijau sampai pukul 21.00 wita dengan kapasitas pengunjung 50  persen.

Dikatakan, pelaksanaan kegiatan konstruksi dapat beroperasi 100 dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.  Sementara pelaksanaan ibadah di rumah ibadah dapat dilakukan paling banyak 75 persen dari kapasitas dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Menurutnya, kegiatan di area publik diizinkan untuk dibuka dengan pembatasan kapasitas maksimalkan 75 persen dengan menggunakan aplikasi peduli lindungi atau penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

"Tetap memakai masker dengan benar dan konsisten saat melaksanakan kegiatan di luar rumah dan tidak diizinkan pengunaan  Face Shield tanpa menggunakan masker," ujarnya.(*)

Berita Kota Kupang Hari Ini

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved