Berita Kota Kupang Hari Ini

Lurah Lasiana Wellem Bentura: Jalan Claret Masuk Skala Prioritas 

Semburan debu akibat ramainya kendaraan dan laju kendaraan yang melintas membuatnya kadang harus menepi sejenak.

Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Situasi jalan berlubang di Jalan Claret, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Lima, Kota Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Lurah Lasiana, Wellem Bentura mengatakan Jalan Claret telah dijadikan skala prioritas dalam musrembang kelurahan.

Menurut Wellem Jalan Claret tersebut terletak dibatas Kabupaten Kupang dan Kota Kupang serta jalan tersebut menjadi sarana utama bagi warga kabupaten maupun kota.

"Jalan Claret itu terletak dibatas kota dan Kabupaten, jadi semua orang akan pakai, dan kami akan memperhatikannya," Kata Lurah Lasiana, Wellem Bentura kepada Pos-Kupang.Com, Senin 9 Mei 2022.

Baca juga: Petani di NTT Disarankan Gunakan Asuransi Atasi Kerugian

Dirinya mengakui bahwa Jalan tersebut masuk wilayah Kelurahan Lasiana, sehingga pihaknya telah mengusulkan Jalan tersebut sebagai program prioritas di Musrembang Kelurahan.

"Kami sudah usul jalan ini masuk dalam Musrembangkel," kata dia

Jalan tersebut, kata Wellem pada tahun lalu akan dikerjakan, namun karena pandemi covid maka ditunda.

"Sebenarnya jalan itu akan dikerjakan tahun lalu, tapi karena pandemi covid, maka tahun ini kami usulkan lagi di Musrembang Kelurahan," tambahnya

Baca juga: Pria Beristri Asal Belu Ini Setubuhi Anak Di Bawah Umur 

Berita sebelumnya, Jalan Claret terletak dibatas Kabupaten Kupang dan Kota Kupang sungguh memprihatinkan.

Dimana jalan berlubang dan berdebuh menggangguh mobilitas pengendara maupun pejalan kaki yang menggunakan jalan tersebut.

Selain menghambat lajunya lalulintas kendaraan, jalan berlubang, berdebu dan dipenuhi genangan air apabila memasuki musim penghujan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Beberapa warga maupun pengguna jalan yang ditemui Pos-Kupang.Com dilokasi mengatakan bahwa keadaan ini sudah lama tidak diperhatikan pemerintah.

Warga maupun pengguna jalan meminta sekaligus mendesak jalan tersebut segera diperbaiki.

Baca juga: Pasar Malam Lamahora Resmi Dibuka, Bukti Anak Muda Lembata Pelopor Pembangunan

Kondisi Jalan Claret sangat kontras dengab jalan Kabupaten Kupang yang terlihat mulus setelah diperbaiki akhir tahun 2021 lalu.

Yusak, salah satu pengendara sekaligus warga di Matani, Desa Penfui Timur mengatakan setiap hari dirinya melewati jalan Claret tersebut selalu menghindari lekukan berlubang di jalan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved